Pihak sekolah memanfaatkan momentum hari sumpah pemuda ini dengan menggelar kegiatan lomba antar siswa, seperti lomba Fashion Show dengan menggunakan busana daerah asal pasar siswa serta lomba pembacaan sumpah pemuda tanpa menggunakan text.
Pantauan media ini, dengan percaya diri bak seorang model siswa-siswi ini tampil percaya diri dengan busana daerah yang mereka kenakan. Dihadapan para juri mereka juga menunjukan sedikit interaksi agar menjadi nilai tambah.
Ditemui usai kegiatan, Plt Kepala SDN Lasoani Elvira mengatakan berbeda dari tahun sebelumnya, peringatan hari sumpah pemuda kali ini dikemas dengan lomba-lomba yang menarik sehingga bisa menumbuhkan jiwa kompetitif.
“Untuk upacara bendera memperingati itu tetap kita laksanakan. Kegiatan ini kami lakukan dari kelas 1 sampai kelas 6,” ujarnya.
Melihat antusias dari para siswa, Elvira berencana akan menjadikan kegiatan fashion show ini menjadi agenda rutin dari sekolah setiap tahunnya. Hal itu kata dia, bisa dilihat bagaimana mereka (siswa-siswi) mempersiapkan diri mulai dari cara pakaian, cara berjalan hingga sampai cara mereka menyapa juri.
“Antusias anak-anak sangat luar biasa karena ini baru pertama kali di SDN Negeri Lasoani. Betul-betul ini menjadi ajang untuk mencari bakat. Anak-anak kami bisa tampil dan menyalurkan bakat mereka di bidang fashion show,” tuturnya.
Elvira berharap dengan adanya kegiatan ini agar para siswa-siswi SDN Lasoani bisa lahir bibit baru dalam dunia modeling. Kegiatan ini juga kata dia menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk bisa mengerti dan memahami keberagaman di Indonesia bisa dipersatukan.
“Inilah kita, tetap bersatu mencintai tanah air. Itulah yang kami inginkan dari kegiatan-kegiatan yang kami gelar di SDN Lasoani,” pungkasnya.(win)
Editor : Nur Soima Ulfa