Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Didominasi Murid Hasil Pembinaan IMO, MAN 2 Kota Palu Banjir Prestasi

Mugni Supardi • Jumat, 10 Oktober 2025 | 18:13 WIB
Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Palu, Dr. Taufik Abd. Rahim.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Palu, Dr. Taufik Abd. Rahim.

RADAR PALU - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu ungguli prestasi provinsi hingga nasional. Keberhasilan ini disampaikan oleh Kepala MAN 2 Kota Palu Dr. Taufik Abd. Rahim, beberapa waktu lalu.

Kamad Taufik membeberkan bahwa MAN 2 Kota Palu mencoba mensejajarkan kualitas diri dengan sekolah-sekolah populer lainnya.

Impian ini melahirkan dua tim pembinaan yakni Tim Sport dan Tim Pengembangan Mutu (Tim Pemutuan). Kendati, Tim Sport diketuai oleh guru sekaligus wasit renang nasional untuk membina ekstrakulikuler bidang olahraga.

Ditambah, sekolah menyediakan lembaga pembinaan ekstrakulikuler di bidang akademik bernama Intelligent Madrasah Olympic (IMO). Kata Kamad Taufik, rata-rata murid berprestasi berasal dari pembinaan IMO.

“Satu hal yang ingin saya titipkan bahwa madrasah itu berkembang, madrasah bisa berprestasi karena dukungan berbagai pihak di antaranya Bapak Kepala Madrasah, unsur pimpinan, dan juga bapak/ibu pembimbing. Tapi, yang tidak kalah penting itu adalah dukungan orang tua,” ucap Kamad Taufik.

Prestasi membanggakan tersebut ada dari bidang akademik dan non akademik. Di bidang SAINS dan IPS, MAN 2 Palu bawa pulang juara umum se Sulawesi Tengah sebab 34 siswanya meraih medali di Indonesia Science Olympiad (ISO) pada 30 Agustus 2025 lalu.

Medali tersebut terdiri dari 7 medali emas, 10 medali perak, serta 17 medali perunggu. Sementara 3 siswa lainnya menjuarai olimpiade bahasa Prancis tingkat provinsi. Serta 3 siswa lolos Kompetisi Sains Ruangngguru (KSR).

“Tahun kemarin itu kami cuman bisa kirim satu. Tahun ini kita bisa kirim tiga. Kita sudah mulai berkembang, artinya perlahan-lahan kami mencoba terus berupaya dengan segala upaya yang tidak lelahnya ini,” tambahnya.

Sementara, non akademik di antaranya juara 1 tingkat nasional Open Tournamen Taekwondo Sulteng Open Series oleh Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) Cup. Sedang berlanjut, 4 siswa bertanding di Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat provinsi. Adapula 2 siswa mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) cabang olahraga panahan dan renang putri.

“Kami tidak mendikotomi antara mana yang akademik dan non akademik. Yang orang menganggap biasanya bahwa, akademik itu biasanya lebih baik daripada non akademik. Tapi, tidak! Di Madrasah kami, semua anak diperlakukan sama!,” tegasnya.

Meski ketersediaan ajang kompetisi bidang akademik yang diselenggarakan secara luring pada tingkat menengah atas masih terbatas, tetapi tanpa membatasi upaya siswa, madrasah memberikan dukungan bagi siswa untuk mengikuti kompetisi akademik secara daring.

Madrasah pun turut membina murid agar mengikuti perlombaan yang diselenggarakan lembaga terakreditasi seperti Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan sebagainya.

Kata Kamad Taufik, madrasah memberikan dukungan kuat berupa motivasi positif untuk siswanya. Dia berharap, para siswanya bisa bersaing dengan sekolah lain hingga kancah internasional.(***)

 

Editor : Mugni Supardi
#Madrasah Aliyah Negeri (MAN) #Intelligent Madrasah Olympic #MAN 2 Kota Palu #Kepala MAN 2 Kota Palu #kota palu