Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Warga Desa Sija Parigi Moutong Bernama Yafet Tombolotutu, Harus Ditandu Sejauh 4 Km ke RS Gegara Akses Jalan Sulit

Syahril. • Selasa, 30 September 2025 | 10:56 WIB
Warga Desa Sija, Kabupaten Parigi Moutong harus ditandu sejauh 4 KM untuk mendapatkan perawatan di RSUD Raja Tombolotutu, Senin (29/9/2025)
Warga Desa Sija, Kabupaten Parigi Moutong harus ditandu sejauh 4 KM untuk mendapatkan perawatan di RSUD Raja Tombolotutu, Senin (29/9/2025)

RADAR PALU - Seorang warga bernama Yafet Rante Tombolotutu di Desa Sija, Kecamatan Sidoan Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah harus ditandu sejauh 4 kilometer ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Tombolotutu di Tinombo.

Akses jalan yang sulit ke Desa Sija membuat Yafet terpaksa ditandu guna mendapatkan perawatan medis.

Yafet ditandu menuju akses jalan mobil sehingga dapat dijemput oleh ambulans menuju RSUD Raja Tombolotutu di Tinombo.

"Sakit kasian ini. Inilah ambulansnya (tandu) Desa Sija. Kasian warga Sija ini pak. Warga bersatu memikul orang sakit," ujar warga dalam video yang diupload di Facebook oleh akun @Doglas Doglas, pada Senin (29/9/2025).

Warga dalam video tersebut menjelaskan bahwa seperti inilah kondisi selama bertahun-tahun.

Ketika salah seorang warga Desa Sija mengalami sakit, maka warga lainnya akan bergotong-royong menggotong warga tersebut ke rumah sakit terdekat.

"Ini bukan konten pak, ini orang sakit. Saya upload video ini bukan konten, hanya kami butuh perhatian jalan," sambung warga dalam video.

Bahkan ia menyebut, pemerintah setempat tak pernah memperhatikan akses jalan menuju Desa Sija.

"Sudah 80 tahun Indonesia merdeka masih begini rasanya. Kaya jaman kerajaan. Ini jaman kerajaan begini, main pikul-pikul," keluhnya.

Mereka berharap, pemerintah setempat memperbaiki akses jalan ke Desa Sija sehingga mobil ambulans bisa sampai ke desa tersebut.

Nampak dalam video, para warga secara bergantian menandu Yafet melintasi jalan setapak. Di kiri-kanan jalan nampak seperti hutan.

Agar tak panas, Yafet diberi payung seadanya.

Warga menyebut akses jalan itu juga cukup sulit dilalui kendaraan roda dua, lantaran dipenuhi kerikil dan bergelombang.

"Kami berharap kepada pemerintah agar akses jalan diperbaiki, supaya bisa dilalui mobil," harapnya. (ril)

Editor : Syahril.
#parigi moutong #Tombolotutu #RSUD Raja Tombolotutu #Desa Sija