RADAR PALU - Kelurahan Tatura Selatan menggelar kegiatan pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting, Selasa (10/09/2025).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan itu, Lurah Tatura Selatan, Suhardin, menyerahkan langsung 40 bingkisan kepada 32 balita dan 8 ibu hamil berisiko.
Dalam sambutannya, Suhardin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pencegahan stunting.
Kata dia, program makanan tambahan ini sudah berjalan sejak Juni hingga Agustus lalu, yang jumlah keseluruhan penerimanya sudah mencapai 147 orang, terdiri dari 127 bayi dan 19 ibu hamil.
Terdapat pula intervensi khusus bagi delapan ibu hamil dengan risiko tinggi serta bayi penderita stunting. Berdasarkan laporan terakhir, tercatat 32 bayi di Tatura Selatan mengalami stunting.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mencegah jangan sampai ada lagi penambahan balita stunting. Ini program nasional untuk mencegah stunting di Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, makanan tambahan yang diberikan untuk balita terdiri dari beras, telur, kacang hijau beserta gula, serta buah-buahan. Sementara untuk ibu hamil ditambahkan susu khusus ibu hamil.
“Pemerintah selalu memperhatikan kita. Jadi manfaatkan posyandu di RT maupun RW masing-masing untuk memantau kesehatan anak dan kehamilan,” pesan Suhardin kepada para orang tua.
Menurutnya, program ini didukung melalui dana hadiah dari Lomba Kelurahan Mantap 2024, di mana Tatura Selatan masuk dalam kategori kelurahan mantap. Dana tersebut kemudian disisihkan untuk membantu pemenuhan gizi balita dan ibu hamil.
Terkait mekanisme penyaluran, Suhardin menjelaskan bahwa pihak kelurahan mengundang penerima manfaat ke Aula Kantor untuk menerima paket bantuan secara langsung.
Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh kader posyandu dan tenaga gizi dari Puskesmas Mabelopura. “Ahli gizi dari Puskesmas bersama kader ikut memberikan penyuluhan mengenai asupan yang tepat untuk balita dan ibu hamil,” terangnya.
Ia menyampaikan, bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pembagian bingkisan, tetapi akan ditindaklanjuti dengan pemantauan rutin.
“Setelah pemberian makanan tambahan, kami akan turun ke Posyandu untuk melihat perkembangan berat badan dan tinggi badan anak,” kata Suhardin.
Meski begitu, ia menekankan bahwa kelanjutan program ini masih menunggu dukungan dana tambahan. “Kami masih mencari donatur atau NGO yang bisa membantu agar program pemberian makanan tambahan ini bisa berkelanjutan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Menurut Suhardin, para ibu hamil dan orang tua balita hadir dengan antusias. “Alhamdulillah mereka respon baik dan terbukti hadir semua,” katanya.
Sementara itu, PLT Sekretaris Kecamatan Palu Selatan, Halija, yang mewakili Kepala Wilayah Kecamatan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat penting karena pemberian makanan tambahan berpengaruh pada kualitas keluarga. Diharapkan ibu-ibu muda bisa lebih meningkatkan gizi keluarga,” ucapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan makanan tambahan secara simbolis kepada perwakilan balita dan ibu hamil oleh jajaran pejabat kelurahan, kecamatan, serta pengurus PKK.(mg2)
Editor : Mugni Supardi