Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Usai Kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu, Disdamkarmat Dorong Pembangunan Bak Air di Setiap Pasar

Syahril. • Sabtu, 26 Juli 2025 | 10:34 WIB
USAI TERBAKAR : Puing-puing bangunan usai kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu, belum lama ini.
USAI TERBAKAR : Puing-puing bangunan usai kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu, belum lama ini.

RADAR PALU - Jika di simpang tiga Yos Sudarso terdapat taman dengan air terjun buatan yang volume airnya melimpah, maka hal ini berbanding terbalik dengan kondisi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) kota.

Khususnya saat mereka memadamkan kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu pada Selasa 22 Juli 2025 malam.

Petugas kekurangan pasokan air, sehingga terpaksa menggunakan air limbah di drainase untuk memadamkan kobaran api.

Menurut Kepala Disdamkarmat Kota Palu, Hasan Lahinding bak penampung air di depan Kantor Camat Palu Barat rusak, hidran di Jalan Sis Aljufri macet dan mobil penyuplai minim jadi penyebab petugas kekurangan pasokan air.

“Karena bantuan dari teman-teman DLH, BPBD dan Satbrimob akhirnya kami mendapatkan pasokan air. Kami juga terpaksa menggunakan air drainase,” kata Hasan saat mengingat peristiwa itu.

Padahal, kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu bukan kali pertama terjadi, pada 2022, Si Jago Merah melahap 200an lapak dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.

“Apakah ada evaluasi setelah kebakaran tahun 2022? Misalnya, perlu dibangun bak penampung air disana. Saya belum dapat informasi itu,” kutipan wawancara Radar Palu dengan Hasan Lahinding.

Namun pria yang resmi menjabat sebagai Kadis Damkar Kota Palu pada Oktober 2023 ini mendorong pembangunan bak penampung air dengan kapasitas 2.500 liter, tidak hanya di Manonda, tetapi di seluruh pasar dalam kota.

Usulan ini disambut positif Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin), Zulkifli. Pihaknya mengaku akan menyiapkan lokasi untuk realisasi usulan tersebut.

“Alhamdulillah kami sangat menyambut baik rencana ini serta kami siap menyediakan tempat untuk pembangunannya,” katanya.

Namun saat disinggung soal anggaran, Zulkifli menyebut dari Disdamkarmat.

Senada dengan Zulkifli, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan menyambut baik usulan tersebut. “Menurut saya bagus itu sebagai bagian dari upaya untuk meminimalisir pemadam dalam kesiapan sumber air,” katanya.

Selain itu, air dari bak penampung juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Saat disinggung mengenai minimnya anggaran karena efisiensi, Arfan menyebut akan mengundang Disdamkarmat untuk berkoordinasi. “Saya akan undang teman-teman Damkar,” pungkasnya. (ril)

Editor : Syahril.
#Kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu #Damkar Palu