RADAR PALU-Rute Bus Trans Palu yang baru resmi diberlakukan sejak 1 Juli 2025, dan langsung memicu beragam reaksi dari warganet di media sosial, salah satunya di akun Facebook Info Palu.
Mayoritas komentar berisi kritik dan saran yang membangun, sebagai respons terhadap rute Bus Trans Palu yang kini menjangkau lebih banyak wilayah dan beroperasi mulai pukul 06.00 WITA.
Beberapa warganet memberikan apresiasi atas cakupan rute Bus Trans Palu yang kini menyentuh wilayah pinggiran Kota Palu. Salah satunya datang dari akun Gresi Fitika yang menilai bahwa rute Bus Trans Palu kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Baca Juga: Rute Pendek dan Jam Operasional Lebih Pagi, Bus Trans Palu Kini Jangkau Lebih Banyak Jalan
“Nah ini baru mantap. Dulu saya komen kenapa tidak diperjauh rutenya menjangkau daerah pinggir eh, saya di-bully. Sekarang rutenya bisa menjangkau desa-desa di pinggir. Terutama Lasoani, Kawatuna, Petobo, dan alhamdulillah saya lihat hampir penuh setiap lewat,” tulisnya.
Meski begitu, tidak sedikit pula warganet yang mengeluhkan ketidaksesuaian informasi jam operasional rute Bus Trans Palu di lapangan dengan yang disampaikan secara resmi oleh Dinas Perhubungan. Akun bernama Elit Vega menyoroti tidak adanya bus setelah Magrib di jalur Terminal Mamboro–Pantoloan.
“Rute baru, baru tiga hari tapi saya selalu tidak dapat bus dari Terminal Mamboro-Pantoloan lepas Magrib. Alasannya bus terakhir berangkat pukul 18.00. Sementara di media sosial bus terakhir berangkat jam 20.00,” keluhnya, sembari menyebutkan bahwa penumpang dari Balai Kota dan Taman Gor sempat terlantar karena tidak ada bus lanjutannya.
Rute Bus Trans Palu juga disarankan untuk dilengkapi dengan fasilitas yang memudahkan warga mengetahui titik naik dan turun. Warganet dengan nama akun Threeas Limbas menyarankan agar setiap titik pemberhentian rute Bus Trans Palu dilengkapi marka jalan bertuliskan “Bus Stop” yang dicat terang, tidak perlu pembuatan halte. Menurutnya, hal tersebut bisa memudahkan penumpang yang tidak tahu lokasi pangkalan utama.
“Seperti di OZ (Australia), marka jalan dipakai untuk efisiensi dan efektivitas anggaran transportasi,” tulisnya.
Baca Juga: Mencoba Trans Bus Palu dari Bus Stop Paling Selatan ke Paling Utara Setelah Berbayar
Tak hanya soal rute Bus Trans Palu yang membingungkan, beberapa pengguna juga berharap adanya pemetaan yang lebih jelas mengenai sistem transit. Karena kini rute Bus Trans Palu tidak selalu langsung menuju tujuan akhir, penumpang harus berpindah koridor, yang cukup membingungkan bagi warga yang baru pertama kali menggunakan layanan ini.
Sebagian warganet juga berharap agar Dishub Kota Palu meninjau ulang penyesuaian rute Bus Trans Palu terutama di jam-jam sibuk. Banyak yang menyampaikan bahwa rute Bus Trans Palu kerap penuh pada pagi dan sore hari, namun jumlah armada belum memadai untuk menampung lonjakan penumpang secara optimal.
Komentar-komentar yang membahas rute Bus Trans Palu ini diharapkan menjadi bahan evaluasi Dinas Perhubungan Kota Palu. Mengingat rute Bus Trans Palu masih terbilang baru, saran dari warga menjadi penting agar sistem transportasi publik ini bisa terus dibenahi dan menjadi kebanggaan warga Palu.(uq)
Editor : Nur Soima Ulfa