RADAR PALU - Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah kembali memberlakukan sistem buka tutup di Jalur Kebun Kopi arah Tawaeli - Toboli dan sebaliknya.
Pemberlakuan sistem buka tutup Jalur Kebun Kopi ini dilakukan lantaran adanya proyek preservasi jalan nasional dari ruas Tawaeli - Nupabomba - Kebun Kopi - Toboli - Parigi - Tolai - Sausu hingga Tumora.
Sistem buka tutup Jalur Kebun Kopi ini mulai berlaku sejak Sabtu 28 Juni 2025 hingga 25 Oktober 2025 mendatang atau kurang lebih selama 4 bulan ke depan.
Pengumuman pemberlakukan sistem buka tutup Jalur Kebun Kopi ini tersebar di media sosial WhatsApp.
Dalam pengumuman dengan logo BPJN bersama Direktorat Lalu Lintas Polda dan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah itu dijelaskan bahwa ada pekerjaan lereng atas di tiga titik.
Di antaranya lereng atas di lokasi Kilometer (KM) 57+100, KM 57+650 dan KM 9+515.
"Sehingga untuk keamanan pengguna jalan dan kelancaran pekerjaan dimaksud, rencana diberlakukan buka tutup jalan," seperti tertulis dalam pengumuman tersebut dikutip Kamis (26/6/2025).
Adapun jadwal sistem buka tutup jalan yang diberlakukan BPJN Sulteng di Jalur Kebun Kopi berbeda untuk Senin-Kamis, Sabtu-Minggu dengan Jumat.
Pada Senin-Kamis, Sabtu-Minggu jadwal penutupan jalan dimulai pukul 08.00 - 11.00 Wita dan pukul 13.00 - 17.00 Wita. Dan dibuka pada pukul 11.00 - 13.00 Wita.
Sedangkan pada Jumat, jadwal penutupan jalan dimulai pukul 08.00 - 11.00 Wita dan 13.00 - 17.00 Wita. Dan dibuka pada pukul 11.00 - 14.00 Wita.
Pemberlakukan sistem bukan tutup jalan pada Jumat lebih lama dibandingkan pada Senin-Kamis, Sabtu-Minggu.
Baca Juga: Sulteng Didesak Bentuk TKDV, Gubernur Janji Tindak Cepat
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Dedi Muradi saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.
"Iya benar, memang kami sedang memberlakukan buka tutup jalan, karena ada proyek preservasi. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini," pungkasnya. (ril)
Editor : Syahril.