Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Fakta Kuba yang Jarang Diketahui: Kuliah Gratis hingga S3, Vaksin Covid Buatan Sendiri

Muhammad Awaludin • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:59 WIB
Potret suasana di Havana, ibu kota Kuba yang dikenal dengan mobil klasik dan budaya latin. Fakta Kuba tentang kuliah gratis hingga S3 dan vaksin Covid buatan sendiri kembali menarik perhatian publik. (Fakta inters)
Potret suasana di Havana, ibu kota Kuba yang dikenal dengan mobil klasik dan budaya latin. Fakta Kuba tentang kuliah gratis hingga S3 dan vaksin Covid buatan sendiri kembali menarik perhatian publik. (Fakta inters)

RADAR PALU – Kuba selama ini lebih dikenal lewat musik latin, cerutu, mobil klasik, hingga lagu “Havana” milik Camila Cabello. Namun di balik citra negara kepulauan Karibia itu, tersimpan sejumlah fakta yang jarang diketahui publik.

Hal tersebut diungkap mantan Duta Besar RI untuk Kuba periode 2020–2025, Nana Yuliana, dalam podcast YouTube @newlitics yang dipandu Helmy Yahya dan Tantowi Yahya.

Dalam perbincangan itu, Nana menyebut Kuba memiliki sistem pendidikan dan kesehatan yang sepenuhnya gratis bagi rakyatnya. 

Baca Juga: Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, Bandara Tribhuvan Ditutup

“Pendidikan S1, S2, S3 gratis. Sampai S3,” ujar Nana Yuliana.

Menurutnya, kebijakan itu menjadi prioritas utama sejak pemerintahan revolusioner di bawah Fidel Castro mulai berkuasa.

Ia menjelaskan, salah satu fokus terbesar Kuba adalah membangun literasi masyarakat. Bahkan, tingkat buta huruf di negara tersebut disebut nyaris nol persen. 

Baca Juga: Hassanal Bolkiah Bikin Kagum, Terpantau Terbangkan Sendiri Boeing 747 ke KTT ASEAN 2026

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian utama pemerintah Kuba. Seluruh layanan kesehatan diberikan secara gratis kepada warga negara.

Fakta lain yang dinilai menarik adalah anggota parlemen Kuba tidak menerima gaji khusus sebagai legislator.

Nana menjelaskan, sebagian besar anggota parlemen berasal dari kalangan profesional dan kelompok masyarakat, seperti guru, dokter, hingga petani.

“Mereka digaji dari profesinya masing-masing,” katanya.

Sistem politik Kuba sendiri dikenal menganut sistem satu partai. Meski demikian, Nana menyebut kebebasan beragama tetap dijamin dalam konstitusi negara tersebut.

Dalam Undang-Undang Dasar Kuba tahun 2019, warga negara disebut memiliki hak untuk memeluk agama serta memperoleh jaminan pekerjaan dan kehidupan sosial. 

Hal lain yang menarik perhatian adalah tingginya keterwakilan perempuan di parlemen Kuba.

Menurut Nana, sebanyak 52 persen anggota parlemen Kuba merupakan perempuan. Angka itu jauh melampaui banyak negara lain yang masih berupaya memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. 

Baca Juga: Wabah Hantavirus MV Hondius Picu Kepanikan, 3 Penumpang Tewas dan Kapal Ditolak Bersandar

Kuba juga menjadi sorotan dunia saat pandemi Covid-19. Negara itu mampu mengembangkan dan memproduksi vaksin Covid-19 sendiri untuk rakyatnya. 

Bahkan, vaksin buatan Kuba juga didistribusikan ke sejumlah negara lain.

“Waktu itu mereka ditawari vaksin dari luar seperti Sinovac dan Pfizer, tapi mereka memilih menggunakan vaksin produksi sendiri,” jelas Nana.

Sebagai informasi, Kuba merupakan negara kepulauan di kawasan Karibia dengan ibu kota Havana. Negara tersebut dikenal memiliki sejarah panjang revolusi politik, sistem sosialisme, serta pengaruh budaya latin yang kuat di dunia.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Fakta Kuba #Pendidikan Gratis Kuba #Vaksin Covid Kuba #Fidel Castro #Havana Kuba