Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, Bandara Tribhuvan Ditutup

Muhammad Awaludin • Selasa, 12 Mei 2026 | 10:22 WIB
Detik-detik mencekam saat roda pesawat Turkish Airlines terbakar ketika mendarat di Bandara Kathmandu, Nepal, Senin (11/5/2026). Insiden itu memicu evakuasi darurat penumpang. (Foto: X)
Detik-detik mencekam saat roda pesawat Turkish Airlines terbakar ketika mendarat di Bandara Kathmandu, Nepal, Senin (11/5/2026). Insiden itu memicu evakuasi darurat penumpang. (Foto: X) 

RADAR PALU - Pesawat Turkish Airlines mengalami kebakaran saat mendarat di Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, Nepal, Senin (11/5/2026). Insiden itu membuat operasional bandara utama Nepal tersebut sempat lumpuh selama lebih dari satu jam. 

Api muncul di roda pendaratan utama sebelah kanan pesawat ketika pesawat mulai menyentuh landasan pacu. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi menggunakan seluncuran darurat.

Api Muncul Saat Roda Menyentuh Landasan

Mengutip Kathmandu Post, pesawat Turkish Airlines itu terbakar ketika proses pendaratan berlangsung di Bandara Tribhuvan. 

Baca Juga: Dijanjikan Kerja di Thailand, Dua WNA Jepang Disekap di Surabaya

Asisten juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Nepal, Gyanendra Bhul, mengatakan prosedur evakuasi langsung dijalankan setelah api muncul di roda pesawat. 

Tidak ada korban tewas dalam insiden tersebut. Namun, dua penumpang dilaporkan mengalami cedera ringan pada jemari.b

Pesawat yang mengalami insiden itu merupakan Airbus A330 dengan nomor penerbangan TK726. 

Baca Juga: Bantuan Banjir Bone Rp9 Miliar Disalurkan Amran Sulaiman, 33 Truk Sembako Dikerahkan

Menurut NDTV, pesawat membawa 277 penumpang dan 11 awak. Pesawat itu terbang dari Istanbul, Turki menuju Kathmandu, Nepal. 

Bandara Ditutup Hampir Dua Jam

Insiden tersebut memaksa Bandara Tribhuvan menghentikan seluruh operasional penerbangan mulai pukul 06.34 waktu setempat. 

Penangguhan layanan berlangsung sekitar satu setengah jam hingga bandara kembali dibuka pada pukul 08.12 waktu setempat. 

Penutupan dilakukan agar petugas dapat melakukan inspeksi wajib pasca-insiden di area landasan.

Departemen Standar Keselamatan Penerbangan Otoritas Penerbangan Sipil Nepal kini melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Dugaan Masalah Teknis

Petugas pemadam bandara bergerak cepat setelah api terlihat menjalar di roda pesawat. Api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan kerusakan lebih besar. 

Baca Juga: Utang Pemerintah Indonesia Hampir Rp10.000 Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman

Rajkumar Silwal dari Kantor Keamanan Bandara Tribhuvan mengatakan api muncul tepat ketika pesawat menyentuh landasan. 

Pejabat bandara menduga insiden dipicu masalah teknis, termasuk kemungkinan pendaratan keras atau gangguan tekanan ban.

Nepal Kembali Dihantui Risiko Penerbangan

Insiden ini kembali menyorot catatan keselamatan penerbangan di Nepal yang selama ini kerap menjadi perhatian. 

Pada 2015 lalu, pesawat Turkish Airlines juga pernah mengalami kecelakaan di Bandara Tribhuvan setelah tergelincir di landasan basah saat kabut tebal. 

Para ahli penerbangan menilai medan pegunungan dan cuaca Nepal yang sulit diprediksi membuat proses pendaratan di Kathmandu menjadi salah satu yang paling menantang bagi pilot. 

Turkish Airlines sendiri menjadi salah satu maskapai internasional utama di Bandara Tribhuvan dengan lima jadwal penerbangan mingguan rute Istanbul-Nepal.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Turkish Airlines #Nepal #Pesawat terbakar #Airbus A330 #Bandara Tribhuvan