RADAR PALU – Polisi terus mendalami insiden kecelakaan kerja yang menewaskan seorang karyawan restoran My Kopi O di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Penyidik Satreskrim Polresta Palu menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik sekaligus manajer restoran pada 10 September 2026.
Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Bobby mengatakan, surat pemanggilan telah dilayangkan kepada pemilik restoran untuk dimintai keterangan terkait insiden yang terjadi pada Sabtu (5/9/2026) tersebut.
“Kami sudah layangkan surat pemanggilannya, dan akan diperiksa tanggal 10 September 2026 mendatang. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan kerja setelah terjepit saat menggunakan lift barang,” ujar Ismail, Senin (7/9).
Baca Juga: Praperadilan Rafiq Alamri Ditolak, Penetapan Tersangka Tetap Berlaku
Korban diketahui bernama Rizwan, 22 tahun, warga Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, yang selama ini tinggal di kawasan Tinggede. Ia ditemukan sekitar pukul 08.20 Wita dalam kondisi terjepit di area tangga lift menuju lantai tiga.
Informasi awal menyebutkan, Rizwan sebelumnya telah mendapat peringatan dari rekan kerjanya agar tidak menggunakan lift barang karena diduga sedang mengalami kerusakan. Namun, korban tetap menggunakan fasilitas tersebut untuk menuju lantai tiga.
Baca Juga: Manajemen My Kopi O Bertanggung Jawab, Penanganan Kasusnya Diserahkan ke Pihak Berwajib
Sekitar 20 menit kemudian, rekan kerja bernama Garing Rondonuwu terdengar berteriak dari lantai tiga. Rafiq (19) bersama sejumlah karyawan lainnya mendatangi lokasi dan menemukan Rizwan dalam kondisi terjepit serta tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu tiba sekitar pukul 08.35 Wita untuk mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulteng untuk pemulasaran.
Meski keluarga sebelumnya menolak visum maupun autopsi, polisi tetap melanjutkan penyelidikan. Hingga kini, enam orang saksi, termasuk pemilik restoran, telah diperiksa secara maraton.
Jenazah Rizwan diberangkatkan menuju Desa Tada sekitar pukul 14.00 Wita untuk dimakamkan.
Editor : Wahono.