RADAR PALU – Peristiwa berdarah menggemparkan warga Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Minggu (26/7) malam. Seorang pria dan anaknya ditemukan meninggal dunia, sementara seorang perempuan mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Korban meninggal diketahui bernama Jamil (30), warga Kelurahan Duyu, yang ditemukan dengan luka tusuk di bagian perut. Sementara korban lainnya adalah Riski, anak dari Jamil.
Istri korban, Nur Hanisa (23), berhasil ditemukan dalam kondisi terluka dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Satu Keluarga Jadi Korban Penyerangan di Duyu, Ayah dan Anak Kecil Meninggal Dunia
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 22.10 Wita terdengar keributan dari dalam rumah korban. Tetangga yang mendengar suara tersebut sempat mengingatkan agar tidak membuat kegaduhan, kemudian menghubungi ketua RT setempat. Saat keduanya tiba, mereka mendengar teriakan meminta tolong dari dalam rumah.
Karena pagar rumah dalam keadaan terkunci, warga bersama ketua RT membuka paksa akses masuk. Di ruang depan, mereka menemukan Jamil telah tergeletak tidak bernyawa.
Saat memeriksa bagian dalam rumah, saksi kembali menemukan seorang anak dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan istri korban ditemukan bersimbah darah.
Petugas Polresta Palu bersama Polsek Palu Selatan segera mendatangi lokasi, memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengerahkan Tim Inafis untuk mengumpulkan barang bukti.
Baca Juga: Festival Danau Lindu 2026 Pecahkan Rekor, 42 Ribu Pengunjung Dongkrak Ekonomi hingga Rp2 Miliar
Ps. Paur Subbag Humas Polresta Palu, Aiptu Kadek Aruna, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Benar telah terjadi peristiwa tersebut. Anggota sudah melakukan olah TKP dan saat ini pelaku masih dalam pengejaran. Kami berharap pelaku segera berhasil diamankan dan perkembangan kasus akan kami sampaikan lebih lanjut," ujarnya.
Editor : Wahono.