RADARPALU – Kondisi keamanan yang berada di bawah wilayah kerja Kepolisian Sektor (Polsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Pantoloan terpantau relatif kondusif. Selama tahun 2026, tidak ada laporan polisi (LP) yang diterima langsung.
Kapolsek KP3 Pantoloan, IPDA Moh. Pandu Aupan, pada Senin (13/04) menjelaskan, hal tersebut dikarenakan kewenangan penerimaan laporan polisi diarahkan ke Polsek Tawaeli.
“Untuk LP kami kosong, nihil, karena memang di KP3 tidak menerima laporan polisi. Kami arahkan ke Polsek Tawaeli,” ujarnya.
Baca Juga: Gelombang Dukungan untuk Brigjen Polisi Helmi Kwarta
Meski demikian, bukan berarti tidak ada kejadian di lapangan. Dalam beberapa bulan terakhir, kasus yang paling menonjol di kawasan pelabuhan adalah pencurian handphone di area terminal penumpang.
Menurut Pandu, selama dirinya menjabat kurang lebih empat bulan, sudah terdapat dua kasus pencurian handphone dengan modus serupa. Pelaku menyasar penumpang yang tertidur saat menunggu jadwal keberangkatan kapal.
“Biasanya penumpang sudah datang beberapa hari sebelum keberangkatan, tidur di terminal, kemudian handphonenya dicuri,” jelasnya.
Baca Juga: Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa di Parigi, Warga Soroti Kelalaian Penanganan
Namun, kedua kasus tersebut berhasil diselesaikan secara persuasif. Pelaku diamankan dan barang bukti dikembalikan kepada korban. Bahkan, korban memilih memaafkan sehingga tidak dilanjutkan ke proses hukum.
Sebagai bentuk efek jera, pihak kepolisian tetap memberikan sanksi berupa larangan memasuki kawasan pelabuhan dalam kurun waktu tertentu kepada pelaku.
Pandu juga menyebutkan, sebagian besar pelaku berasal dari kalangan pekerja informal di pelabuhan, seperti pembantu buruh. Hal ini menjadi perhatian untuk terus dilakukan pembinaan dan pengawasan.
Di sisi lain, sistem pengamanan di kawasan pelabuhan dinilai semakin baik. Sinergi antara kepolisian, KSOP, Pelindo, dan petugas keamanan didukung pemasangan CCTV di berbagai titik serta penggunaan kartu identitas (ID Card) bagi pekerja.
“Sekarang sudah lebih tertib. Semua depo kontainer ada CCTV, jadi orang luar tidak sembarang masuk,” tambahnya.
Ia berharap kondisi keamanan ini dapat terus terjaga, sembari mengimbau para pekerja dan pengguna jasa pelabuhan agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal.(mg2)
Editor : Mugni Supardi