Harga Cabe Rawit di Pasar Inpres Manonda Tembus Rp130 Ribu per Kilogram

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:08 WIB
Salah Satu Penjual Cabe Rawit di Pasar Sentral Inpres Manonda, Jalan Kunduri, Kota Palu, Rabu (14/10/2026).
Salah Satu Penjual Cabe Rawit di Pasar Sentral Inpres Manonda, Jalan Kunduri, Kota Palu, Rabu (14/10/2026).

RADAR PALU – Harga cabe rawit di Pasar Sentral Inpres Manonda, Jalan Kunduri, Kota Palu, mencapai Rp130 ribu per kilogram pada Rabu (14/10/2026). Harga tersebut naik dari Rp110 ribu per kilogram empat hari sebelumnya, sementara sekitar tiga minggu lalu masih berada di angka Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabe. Sejumlah bahan pangan lainnya juga mengalami kenaikan harga, sementara komoditas bawang-bawangan menjadi pengecualian karena harganya tidak ikut naik.

Salah satu pedagang cabe di Pasar Inpres, Rizal Dwi Putra, mengatakan kenaikan harga terjadi karena keterbatasan pasokan yang tidak sebanding dengan permintaan pembeli.

Baca Juga: BEM Faperta Untad Siap Jaga Kamtibmas dan Kondusivitas Kampus ​

“Kalau barang sedikit, peminat banyak, harganya naik,” ujar Rizal.

Selain cabe rawit, harga cabe keriting tercatat Rp90 ribu per kilogram. Meski demikian, Rizal menyebut harga cabe keriting mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Ia juga menyinggung kondisi cuaca di daerah pemasok, termasuk Kalimantan, yang dinilai turut memengaruhi pasokan cabe ke Palu.

Baca Juga: Empat Hari Air Tak Mengalir di BTN Lasoani, Perumdam Donggala Siapkan Mobil Tangki

“Tapi memang faktornya juga karena cuaca. Kalimantan juga bagaimana, lagi kebakaran,” katanya.

Menurut Rizal, kenaikan harga cabe mulai terasa sekitar tiga minggu terakhir. Saat itu, harga cabe masih Rp50 ribu per kilogram. Kini, harganya telah mencapai Rp130 ribu per kilogram, meski sebelumnya sempat menyentuh Rp135 ribu per kilogram.

Di tengah kenaikan harga tersebut, pembeli disebut masih tetap membeli rica. Rizal mengaku memiliki pelanggan tetap, meskipun ia memahami kenaikan harga turut memberatkan pembeli.

Baca Juga: PNM Palu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 250 Nasabah Mekaar di Tolitoli

“Kalau saya penjual, realistis lah. Saya mau harganya tetap di up. Tapi kan, kasihan juga pembeli,” tuturnya.***

Editor : MOH FATHAHILA
Harga Cabe Cabe Harga pangan Pasar Inpres Manonda kota palu