Bulog Sulteng Salurkan 75–100 Ton Beras SPHP per Hari, Stok Capai 11.000 Ton

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:39 WIB
Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Jusri Pakke.(Rina/Radar Palu).
Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Jusri Pakke.(Rina/Radar Palu).

RADAR PALU– Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Kanwil Sulteng) terus mengintensifkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Penyaluran beras SPHP di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini mencapai 75 hingga 100 ton per hari. Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Jusri Pakke, mengatakan penyaluran beras SPHP terus dibuka secara rutin dengan menyesuaikan kebutuhan pasar dan jalur distribusi yang tersedia.

Baca Juga: BPJS Soroti Kekurangan Dokter di Sulteng, Revisi Perda Kesehatan Didorong Perkuat Puskesmas

“Setiap hari kami kucurkan 75–100 ton per hari. Kami terus membuka penyaluran SPHP agar masyarakat mendapatkan akses beras yang terjangkau dengan mutu yang baik,” kata Jusri.

Ia menjelaskan, Bulog Sulteng saat ini memiliki stok beras sekitar 11.000 ton. Ketersediaan tersebut menjadi salah satu modal untuk menjaga kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan beras masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.

Selain mengandalkan stok yang tersedia, Bulog Sulteng juga memperoleh tambahan pasokan secara berkala dari wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca Juga: Tak Semua Layanan Ditanggung BPJS, DPRD Sulteng Perkuat Berani Sehat

Masing-masing wilayah tersebut memasok sekitar 5.000 ton beras. Dengan demikian, tambahan pasokan dari kedua wilayah itu mencapai sekitar 10.000 ton untuk memperkuat ketersediaan beras di Sulawesi Tengah.

Menurut Jusri, dukungan pasokan dari luar daerah menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan distribusi beras di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan. Ketersediaan stok yang didukung pasokan tambahan diharapkan dapat membantu Bulog memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.

Penyaluran beras SPHP juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memiliki alternatif untuk memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengabaikan mutu produk.

Baca Juga: OJK Sulteng Dorong Ekosistem Pembiayaan Berkelanjutan untuk Pengembangan Ekonomi Daerah

Bulog Sulteng terus mengoptimalkan distribusi agar beras SPHP dapat menjangkau masyarakat melalui saluran penyaluran yang tersedia. Upaya ini sekaligus diharapkan mampu membantu meredam tekanan harga beras dan menjaga daya beli rumah tangga, terutama kelompok masyarakat yang bergantung pada beras sebagai kebutuhan pangan sehari-hari.

Dengan penyaluran harian mencapai 75 hingga 100 ton serta dukungan tambahan pasokan dari Sulsel dan Sultra, Bulog Sulteng berupaya menjaga ketersediaan beras di pasaran. Keberlanjutan distribusi tersebut diharapkan dapat mendukung stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat di Sulawesi Tengah.***

Editor : Rina Abd Halik
Bulog Sulteng Stabilitas Pangan Beras SPHP Stok beras Harga beras