BSI Perkuat Akses Pasar Fesyen Halal Indonesia ke Arab Saudi

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:02 WIB
Forum “How Indonesia’s Creative Industry Unlock Saudi Arabia Market” yang menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku industri kreatif dan fesyen halal Indonesia. (DOK: BSI).
Forum “How Indonesia’s Creative Industry Unlock Saudi Arabia Market” yang menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku industri kreatif dan fesyen halal Indonesia. (DOK: BSI).

RADAR PALU – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) turut berpartisipasi dalam 4th Saudi Fashion & Tex Expo 2026 di Jeddah, Arab Saudi. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas industri kreatif dan fesyen halal Indonesia dengan pasar Arab Saudi.

BSI hadir melalui forum “How Indonesia’s Creative Industry Unlock Saudi Arabia Market” yang menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku industri kreatif dan fesyen halal Indonesia dengan berbagai pemangku kepentingan di Arab Saudi.

Forum tersebut juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem halal global.

Baca Juga: Ternyata Mahasiswa FT Untad Mengaku Disekap Seniornya 5 Jam Sampai Jam 10 Malam di Lab Kampus

Saudi Fashion & Tex Expo 2026 menghadirkan peserta dari lebih dari 25 negara, dengan lebih dari 550 perusahaan serta target sekitar 10.000 trade buyers dan pengunjung industri.

Skala internasional tersebut menjadikan Saudi Fashion & Tex Expo sebagai salah satu platform strategis bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas jejaring sekaligus membuka akses pasar di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah.

Dalam gelaran tersebut, Saudi Fashion & Tex Expo 2026 juga menghadirkan forum Halal Creative yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor perbankan syariah, sistem pembayaran, pemerintah, perdagangan, hingga industri fesyen.

Baca Juga: Pemkot Palu Dorong Perusahaan Serap Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas

Forum ini merupakan kolaborasi antara BSI, Visa, KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, serta praktisi dan pelaku industri fesyen dari sejumlah negara.

Untuk memperkuat akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia, BSI juga berkolaborasi dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, yakni perwakilan perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang berada dalam naungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antara pelaku usaha Indonesia dengan pasar Arab Saudi melalui pengenalan potensi produk, perluasan jejaring bisnis, promosi perdagangan, serta pembukaan peluang business matching dengan calon mitra dan buyer di pasar setempat.

Baca Juga: Fakultas Teknik Untad Telusuri Dugaan Pengeroyokan Dua Mahasiswa

“Langkah ini juga menjadi keseriusan kami membawa pangsa pasar lokal menuju Global seperti acara yang akan kami langsungkan nanti di BSI International Expo 2026 mendatang,” ujar Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar.

Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap pelaku usaha fesyen Indonesia, BSI dalam event tersebut menggandeng Khanaan, UMKM fesyen yang merupakan nasabah kelolaan BSI, untuk hadir dan memperkenalkan produk fesyen Indonesia di pasar Arab Saudi.

Khanaan menjadi salah satu dari 10 perusahaan fesyen dan tekstil Indonesia yang tampil dalam Paviliun Indonesia pada Saudi Fashion & Tex Expo 2026.

Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen BSI untuk terus menghadirkan solusi dan kolaborasi yang relevan bagi nasabah dan pelaku usaha.

Baca Juga: Desil Warga Tiba-tiba Naik, Dinsos Ungkap Penyebabnya

Dengan dukungan tersebut, produk fesyen dan industri kreatif karya anak bangsa memiliki kesempatan yang semakin luas untuk tumbuh, naik kelas, dan bersaing di pasar internasional.***

Editor : Rina Abd Halik
Sumber : https://www.bankbsi.co.id/news-update
Industri Kreatif Akses Pasar Bank Syariah Indonesia keuangan syariah BSI