Pemkot Palu Dorong UMKM Berkembang Lewat Bantuan Modal

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:38 WIB
Plt Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu Fadly.(Dok: Annisa Tri Yusninda).
Plt Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu Fadly.(Dok: Annisa Tri Yusnida).

RADAR PALU – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Tenaga Kerja Kota Palu terus berupaya memfasilitasi dan mendorong pengusaha UMKM agar semakin berkembang melalui berbagai program bantuan.

Plt Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu Fadly mengatakan, pemerintah daerah memberikan bantuan berupa modal usaha kepada pelaku UMKM yang disesuaikan dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2025.

“Program ini sebetulnya sudah berjalan tahunan di Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja yang difasilitasi oleh pemda kepada pengusaha UMKM. Istilahnya itu bantuan modal usaha senilai Rp2 juta untuk UMKM,” ujar Fadly kepada media saat ditemui, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga: Terungkap Rekaman CCTV dalam Sidang Terdakwa 79 Tahun: Tak Ada Gerakan Refleks Korban

Fadly menyebutkan, bantuan modal usaha tersebut memiliki sejumlah persyaratan. Di antaranya, penerima berusia minimal 19 tahun dan maksimal 60 tahun.

Selain itu, penerima bantuan bukan berasal dari pegawai BUMN maupun BUMD.

“Bidang usahanya juga itu dibatasi dan yang menerima itu bukan, tidak bisa ASN, Polri, pokoknya tidak bisa aparat negara,” jelasnya.

Baca Juga: Kabar Baik, Morowali-Morut Masuk Pengolah dalam kepmen 157 

Selain bantuan modal usaha, Pemkot Palu juga menghadirkan program bantuan wirausaha pemula senilai Rp5 juta per orang.

“Sebagian besar kita fokuskan kepada mahasiswa. Cuman tetap akan ada menjangkau ke umum, ke disabilitas juga ada. Syarat usia 19 tahun, maksimal 35 tahun,” katanya.

Fadly mengatakan, program wirausaha pemula tersebut telah terlaksana sejak 2025. Sebanyak 141 orang pengusaha UMKM di Kota Palu telah menjadi penerima program tersebut.

Baca Juga: Terungkap Rekaman CCTV dalam Sidang Terdakwa 79 Tahun: Tak Ada Gerakan Refleks Korban

Penerima program tersebut didominasi mahasiswa, sementara delapan orang di antaranya merupakan penyandang disabilitas.

Melalui berbagai program yang dihadirkan, Fadly berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas dan penghasilan pengusaha UMKM.

“Kalau semua sudah meningkat, dia akan butuh yang namanya tenaga kerja. Secara tidak langsung ini turut berpengaruh kepada tingkat pengangguran terbuka,” tandasnya.***

Editor : Rina Abd Halik
Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Palu Bantuan Usaha Perkembangan UMKM Pemkot Palu umkm