RADAR PALU – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan, riset, dan inovasi berbasis teknologi ramah lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FKM Unismuh Palu dan dealer resmi BYD Haka Palu, Jumat (25/9/2026).
Penandatanganan berlangsung di dealer BYD Haka Palu, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Kerja sama ditandatangani Dekan FKM Unismuh Palu, Ahmad Yani, bersama Branch Manager BYD Haka Palu, Deswanthy Sari.
Baca Juga: Mahasiswa Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kost Ayam Jago Tondo
Kemitraan tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, pengembangan akademik, promosi, serta membangun komitmen bersama dalam mendukung pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dan mobilitas berkelanjutan.
Dalam MoA tersebut, ruang lingkup kerja sama mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu program yang akan dikembangkan adalah BYD Goes to Campus. Program ini mencakup edukasi mengenai teknologi kendaraan listrik, pameran kendaraan, sesi uji kendara, serta kuliah pakar dan praktisi mengajar.
Baca Juga: Dokumen Asli Surat Bupati Sigi Ditemukan Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati Terkejut
Kolaborasi tersebut juga diarahkan pada isu-isu yang berkaitan dengan bidang kesehatan masyarakat. Di antaranya konsep Green Campus, kesehatan lingkungan, kualitas udara, perubahan lingkungan, serta inovasi teknologi berkelanjutan.
Selain kegiatan akademik, kedua pihak juga membuka peluang bagi mahasiswa FKM Unismuh Palu untuk mengikuti program magang dan penelitian bersama.
Kerja sama tersebut juga mencakup dukungan terhadap kegiatan promosi penerimaan mahasiswa baru.
Baca Juga: Usai RDP soal Pembangunan Gereja di Palu, DPRD Dorong Warga dan Yayasan Bertemu
Melalui kemitraan ini, FKM Unismuh Palu dan BYD Haka Palu berupaya memperluas ruang pembelajaran mahasiswa melalui keterlibatan langsung dengan dunia industri.
Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan akademik dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai lingkungan sehat dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan di Kota Palu dan Sulawesi Tengah.***
Editor : Rina Abd Halik