RADAR PALU – Kendaraan listrik mulai memperluas pasar di Kota Palu. Jika sebelumnya identik dengan konsumen muda, kini mobil listrik mulai dilirik keluarga untuk menunjang kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Salah satu model yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah BYD Atto 1. Berdasarkan penjualan di diler BYD Haka Palu, kendaraan listrik berukuran kompak itu tidak hanya diminati anak muda, tetapi juga keluarga baru yang telah memiliki satu hingga dua anak.
Branch Manager BYD Haka Palu, Deswanthy Sari, mengatakan kontribusi BYD Atto 1 terhadap penjualan di dealer cukup besar dan mendapat antusias yang cukup baik dari konsumen BYD di kota Palu.
Baca Juga: Mahasiswa Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kost Ayam Jago Tondo
“Antusias masyarakat Palu terhadap hadirnya Atto 1 ini cukup baik. Bahkan saya bilang antusiasnya luar biasa,” ujar Deswanthy.
Menurutnya, BYD Atto 1 menjadi salah satu model yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap penjualan di BYD Haka Palu. Hampir separuh penjualan diler tersebut berasal dari model tersebut.
“Bisa kami katakan bahwa setengah dari penjualan di Haka Palu ini, setengahnya dari Atto 1,” ujarnya.
Baca Juga: Ulfa Keluhkan Mikrofon di Rapat Paripurna DPRD Palu, Tegaskan Hak Anggota Sampaikan Aspirasi
Deswanthy menjelaskan, karakter konsumen Atto 1 saat ini semakin beragam. Selain anak muda yang ingin menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan, terdapat pula keluarga baru yang mempertimbangkan kendaraan tersebut sebagai kendaraan sehari-hari.
Kondisi itu turut didukung dengan hadirnya beberapa pilihan varian. Saat pertama kali dipasarkan di Kota Palu, BYD Atto 1 hanya tersedia dalam varian Dynamic. Kini konsumen dapat memilih tiga varian, yakni Atto 1 Standard, Atto 1 Dynamic, dan Atto 1 Premium.
Menurut Deswanthy, ukuran Atto 1 yang kompak menjadi salah satu pertimbangan konsumen. Kendaraan tersebut dinilai sesuai untuk mobilitas di kawasan perkotaan, termasuk untuk kebutuhan keluarga.
Baca Juga: Ulfa Keluhkan Mikrofon di Rapat Paripurna DPRD Palu, Tegaskan Hak Anggota Sampaikan Aspirasi
Selain ukuran, sejumlah fitur pada Atto 1 Standard juga dirancang untuk menunjang aktivitas harian. Salah satunya Vehicle to Load (V2L), yang memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai perangkat elektronik.
Fitur tersebut dapat dimanfaatkan ketika kendaraan digunakan untuk aktivitas luar ruang bersama keluarga, seperti piknik maupun berkemah.
“Fitur V2L ini memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik,” jelasnya.
Baca Juga: DLH Palu Akui Armada Sampah Masih Kurang Meski Dapat Bantuan 48 Kendaraan dari CPM
Dari sisi eksterior, Atto 1 Standard menggunakan steel wheel berukuran 15 inci. Sementara bagian interior menggunakan jok berbahan fabric yang dinilai lebih nyaman digunakan dalam kondisi cuaca panas.
Kendaraan tersebut juga dilengkapi rear view camera untuk membantu pengemudi ketika melakukan manuver maupun parkir.
Dengan semakin beragamnya konsumen, perkembangan penjualan Atto 1 di Palu menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai bergeser dari sekadar pilihan kendaraan bagi anak muda menjadi salah satu alternatif kendaraan keluarga.
Baca Juga: DPRD Palu Setujui Perubahan Jadwal Paripurna, Agenda Pemberhentian Wakil Ketua dari NasDem Masuk
Perubahan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pasar kendaraan listrik di Kota Palu mulai berkembang seiring semakin banyaknya masyarakat yang mengenal teknologi dan fitur yang ditawarkan kendaraan listrik.***
Editor : Rina Abd Halik