Hadianto Rasyid: Jangan Terpaku pada Jurusan, Manfaatkan Setiap Peluang Kerja

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 09:40 WIB
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid. (Rina/Radar Palu)
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid. (Rina/Radar Palu)

RADAR PALU – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mendorong dunia usaha di Kota Palu untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi lulusan perguruan tinggi.

Menurut Hadianto, tantangan ketenagakerjaan saat ini salah satunya disebabkan oleh besarnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang tidak seluruhnya dapat terserap sesuai dengan bidang pendidikan maupun keahlian yang dimiliki.

“Output dari dunia pendidikan yang begitu besar tidak mampu terserap dengan baik. Ini karena outputnya juga tidak linear dengan kebutuhan yang ada,” ujar Hadianto pada Rabu (30/9/2026).

Baca Juga: Ranperda Perubahan APBD Palu 2026 Disetujui, Pemkot Siapkan Tahapan Evaluasi Gubernur

Di sisi lain, sektor usaha justru membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar untuk posisi operasional.

“Misalnya di bidang administrasi, mungkin kebutuhannya hanya dua sampai lima orang. Tetapi kebutuhan banyaknya ada di workshop, penjaganya atau pelayan. Bisa saja jumlahnya lebih dari 20 orang,” jelasnya.

Menurut Hadianto, kondisi tersebut harus menjadi perhatian para pencari kerja. Ia meminta para pencari kerja tidak hanya terpaku pada pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang ditempuh.

Baca Juga: Alfian Chaniago Pertanyakan 20 Armada R3 PT CPM, Padahal Kebutuhan yang Dibahas R4

Jika mendapat kesempatan bekerja di posisi yang berbeda, kata dia, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan, kecakapan, dan etos kerja.

“Kalau yang dibutuhkan waitress, terima saja. Jalani. Tapi tunjukkan kemampuan kalian, tunjukkan kecakapan kalian, tunjukkan skill kalian,” katanya.

Ia mengatakan, kinerja yang baik dapat membuka peluang bagi pekerja untuk mendapatkan kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar.

Baca Juga: Lewi Alik Tak Lagi Ketua DPD PSI Palu, Kini Jadi Ketua Pembina

Menurutnya, tidak ada seseorang yang langsung menduduki posisi direktur atau manajer tanpa melalui proses dan jenjang pekerjaan.

“Tetapi untuk meraih impian kalian, kalian harus bekerja keras untuk mencapai itu,” ujarnya.

Selain kemampuan, Hadianto menekankan pentingnya kejujuran dalam bekerja. Ia bahkan menyebut kejujuran sebagai modal utama yang harus dimiliki setiap pekerja.

Ia menilai kemampuan, kapasitas, dan kapabilitas dapat dimiliki banyak orang karena telah diperoleh melalui proses pendidikan. Namun, kejujuran menjadi salah satu hal yang membedakan seseorang dalam dunia kerja.

Baca Juga: Hanura Dorong Wewenang DKPP Diperluas, Usulkan Dewas Pemilu

“Nomor satu itu kejujuran, nomor dua kejujuran, nomor tiga kejujuran,” pungkasnya.***

Editor : Rina Abd Halik
lulusan perguruan tinggi lapangan kerja Tenaga kerja pencari kerja dunia usaha