Anwar Hafid: UMKM Sulawesi Tengah Harus Berani Menembus Pasar Internasional

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 15:26 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. (Rina/Radar Palu).
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. (Rina/Radar Palu).

RADAR PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama para bupati dan wali kota untuk memperkuat UMKM agar mampu menembus pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Anwar Hafid dalam kegiatan Gerakan Seribu Pelaku Usaha Berani Ekspor dan Pengusaha UMKM dari Bumi Tadulako Menuju Pasar Global.

Menurut Anwar, dukungan para bupati dan wali kota di Sulawesi Tengah menjadi bagian penting dalam memperkuat keberpihakan terhadap UMKM.

Baca Juga: Jalur Palu-Guangzhou Dibuka, Produk Sulteng Punya Jalan Baru ke Pasar Global

“Sehingga mudah-mudahan dengan gebrakan baru ini UMKM kita, keberpihakan kita semua sama,” ujar Anwar dalam sambutannya pada Senin (28/9/2026).

Ia mengatakan, kehadiran para bupati dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjadikan UMKM sebagai salah satu kekuatan fondasi ekonomi.

Anwar menyebut, berdasarkan data yang diterimanya, sudah banyak UMKM di Sulawesi Tengah yang melakukan ekspor dan bekerja sama dengan pasar internasional.

Baca Juga: HUT Kota Palu: “Moving In Action”, Bunda Wiwik: Saatnya Bergerak dan Bertindak Nyata

Menurutnya, peluang tersebut semakin terbuka dengan keberadaan Bandara Internasional di Palu. Ia menyebut, penerbangan dari Palu menuju Guangzhou saat ini berlangsung dua kali dalam sepekan.

“Mudah-mudahan nanti menurut informasi kepala bandara kita, di bulan Oktober ke depan ini sudah hampir setiap hari. Jadi kita bisa memanfaatkan nanti, mudah-mudahan ekspor kita akan semakin lebih mudah lagi,” ujarnya.

Ia menilai, dalam kondisi tersebut, peran Badan Karantina Indonesia menjadi penting untuk memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM, dengan tetap memperhatikan selektivitas dalam proses perkarantinaan.

Baca Juga: Subuh Berkah HUT ke-48, Wali Kota Palu Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

“Di sinilah perannya Kepala Barantin ini untuk bisa memberikan kita begitu banyak kemudahan, tetapi juga tentu sangat selektif agar UMKM ini bisa semakin mendunia,” kata Anwar.

Anwar menyebut cita-cita tersebut sejalan dengan semangat Sulawesi Tengah untuk semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Ia menjelaskan, istilah “Nambaso” dalam bahasa Kaili berarti sangat besar.

Anwar juga menyampaikan bahwa sejumlah produk unggulan Sulawesi Tengah telah memiliki pasar ekspor. Komoditas tersebut antara lain sarang burung walet, durian, kakao, kelapa, serta produk perikanan seperti tuna dan kepiting bakau.

Baca Juga: Angka Kemiskinan Banggai Turun, Seribu Lebih Warga Keluar dari Kemiskinan

Ia menyebut ekspor kelapa bulat mencapai 39,15 juta ke Tiongkok, Thailand, Hong Kong, dan Vietnam. Selain itu, Anwar menyebut komoditas kerang darah dan ikan tuna juga telah diekspor.

Secara khusus, ia menyampaikan komoditas durian dari sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, di antaranya Kabupaten Parigi Moutong, Poso, dan Sigi. Menurutnya, hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah memiliki komoditas durian.

“Tapi yang paling besar itu yaitu Poso dan Parigi Moutong saat ini. Termasuk Sigi sudah mulai juga ekspornya,“ katanya. 

Baca Juga: UMKM Sulteng Dibidik Masuk Pasar Global, Standar Produk Jadi Kunci

Anwar menyebut ekspor durian saat ini mencapai 8,162 juta ton dan telah memenuhi standar General Administration of Customs of China (GACC).

Ia berharap Gerakan Seribu Pelaku Usaha Ekspor dapat mendorong keberanian para pelaku usaha di Sulawesi Tengah untuk mulai memasuki pasar ekspor.

“Saya berharap berani ekspor ini akan menular kepada seluruh pelaku usaha di Sulawesi Tengah,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Banggai Memperkuat Karakter dan Integritas ASN Melalui Orientasi PPPK Tahun 2026

Anwar menekankan pentingnya keberanian bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan memasuki pasar global. Karena itu, ia meminta para pelaku UMKM di Sulawesi Tengah untuk tidak takut dalam mengembangkan usaha.

Ia mengatakan, pemerintah daerah selama ini telah memberikan bantuan kepada usaha ekonomi produktif. Para bupati dan wali kota juga telah menganggarkan bantuan bagi UMKM melalui APBD masing-masing.

Menurut Anwar, antusiasme pelaku UMKM yang hadir menunjukkan semangat untuk mengembangkan usaha.

Ia menegaskan, kehadiran dalam kegiatan tersebut bukan hanya sekedar seremoni saja tetapi menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memajukan UMKM di Sulawesi Tengah.

“Yang paling pertama adalah komitmen kita bersama untuk memajukan UMKM di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.***

Editor : Rina Abd Halik
Berani Ekspor pelaku usaha sulawesi tengah umkm Pasar global