RADAR PALU – Stok sejumlah pangan strategis di Kota Palu saat ini masih dalam kondisi cukup aman. Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak, telur, gula, bawang merah, dan bawang putih.
Plt Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, S. Teguh Asparianto, mengatakan kondisi stok pangan strategis tersebut terus dipantau.
“Selain cabai rawit dan cabai keriting, stok pangan strategis saat ini cukup aman di Kota Palu,” ujar Teguh kepada Radar Palu pada Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Raisman Putra Salele Juara 1 Kader Posyandu Sulteng
Menurutnya, komoditas yang paling banyak tersedia dan dalam kondisi aman yakni beras, minyak, telur, gula, bawang merah, dan bawang putih.
Untuk pemenuhan kebutuhan pangan tersebut, sejumlah komoditas berasal dari berbagai daerah maupun sumber produksi. Telur, misalnya, merupakan produksi Kota Palu.
Sementara beras didatangkan dari sejumlah daerah, yakni Sidrap, Pinrang, Mamuju, Tolai, dan Sigi. Bawang merah berasal dari Enrekang, sedangkan bawang putih merupakan komoditas impor.
Baca Juga: Bupati Dorong IPIM Morut Aktif Sampaikan Pesan Sosial dan Pembangunan
“Untuk gula dari Gorontalo sama daging ayam beku itu dari Jatim,” katanya.
Adapun harga berdasarkan data harian dari Disperindag Sulteng cabe merah keriting diharga Rp60 ribu per kilogram dan cabe rawit merah diharga Rp90 ribu per kilogram.
Teguh mengatakan, pemantauan harga dan stok pangan dilakukan setiap hari. Pemantauan tersebut dilakukan oleh Tim Pemantau Harga dan Stok dari Dinas Pertanian.
Baca Juga: Kejari Palu Musnahkan 1,2 Kg Sabu dan Barang Bukti dari 77 Perkara
Selain pemantauan harian, pihaknya juga memiliki kesepakatan dengan distributor terkait penyediaan informasi mengenai data stok pangan.
“Ada kesepakatan dengan distributor terkait informasi penyediaan data stok pangan di update setiap minggu,” ujarnya.***
Editor : Rina Abd Halik