Pegadaian Area Palu Catat Cicilan Emas ASN Capai 7,7 Kilogram

Rina Khalik • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:25 WIB
Deputi Bisnis Pegadaian Area Palu, Putera Aspin Rahmatullah. (Rina/Radar Palu).
Deputi Bisnis Pegadaian Area Palu, Putera Aspin Rahmatullah. (Rina/Radar Palu).

RADAR PALU – Program cicilan emas Pegadaian Area Palu menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juli 2026, total cicilan emas yang berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Palu telah mencapai sekitar 7,7 kilogram.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Palu, Putera Aspin Rahmatullah, mengatakan ASN menjadi sasaran awal program tersebut karena dinilai dapat menjadi role model bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi emas.

Menurut Putera, apabila ASN di lingkungan pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun berbagai instansi mulai menabung emas, langkah tersebut diharapkan dapat diikuti masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga: Kontribusi Pindar untuk UMKM Semakin Meningkat, Tembus Rp35,12 Triliun

“ASN ini bisa menjadi role model. Ketika para ASN, baik dari Pemprov, Pemkot maupun seluruh instansi, sudah mulai menabung, maka masyarakat Kota Palu ataupun Sulawesi Tengah juga akan ikut,” ujar Putera kepada Radar Palu saat ditemui pada Minggu (23/08/2026).

Ia menjelaskan, dari hasil pemetaan terhadap 61 instansi di Kota Palu, sebanyak 45 instansi telah mendapatkan literasi mengenai program emas dari Pegadaian.

Hasilnya cukup signifikan. Sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada September 2025 hingga Juli 2026, total cicilan emas dari kalangan ASN di berbagai instansi tersebut telah mencapai 7,7 kilogram.

Baca Juga: Karhutla Gunung Barako Poboya Palu Dipadamkan, Prajurit Kodam Palaka Wira Bergerak Cepat

“Jadi progresnya sebenarnya sudah sangat baik,” katanya.

Putera menegaskan, angka 7,7 kilogram tersebut khusus berasal dari program yang menyasar ASN. Capaian itu belum termasuk masyarakat umum yang datang langsung ke outlet Pegadaian untuk melakukan cicilan maupun menabung emas.

Untuk saat ini, Pegadaian Area Palu masih memprioritaskan ekspansi program tersebut di wilayah Kota Palu. Setelah penguatan program di Kota Palu, ekspansi ke kabupaten lain di Sulawesi Tengah ditargetkan mulai dilakukan secara bertahap pada 2027.

Baca Juga: Sambut Kontingen Banggai Kepulauan Rombongan Perdana POPDA, Pemkab Buol Siapkan Pelayanan Terbaik

“Kami akan ekspansi dulu Kota Palu. Setelah ini mungkin 2027 akan ekspansi ke luar kota dan kabupaten,” jelasnya.

Di sisi lain, secara keseluruhan Pegadaian Area Palu terus mengejar target gramasi emas yang telah ditetapkan tahun ini. Dari target sekitar 136 kilogram, realisasi saat ini telah mencapai sekitar 109 kilogram.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 29 kilogram yang harus dikejar hingga akhir tahun.

Baca Juga: Sulteng Kejar Eliminasi TB 2030, Satgas Akan Dibentuk di 13 Daerah

“Kalau target sebenarnya sudah on progress. Kami sekarang kurang sekitar 29 kilo lagi. Kami punya target gramasi sekitar 136 kilo. Tahun ini sudah 109 kilo, sedikit lagi,” ungkap Putera.

Ia optimistis sisa waktu empat bulan hingga akhir tahun dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pencapaian target. Terlebih, tren kenaikan harga emas dinilai turut mendorong minat masyarakat terhadap investasi emas.

“Seiring juga alhamdulillah harga emas sudah mulai merangkak kembali naik,” tuturnya.

Baca Juga: Sambut Kontingen Banggai Kepulauan Rombongan Perdana POPDA, Pemkab Buol Siapkan Pelayanan Terbaik

Lebih lanjut, Putera menjelaskan program Keluarga Emas yang dijalankan Pegadaian juga menjadi bagian dari upaya memperluas kepemilikan dan investasi emas di tengah masyarakat.

Program tersebut pada dasarnya menyasar masyarakat luas. Namun, sebagai tahap awal atau piloting, Pegadaian Area Palu memilih ASN sebagai sasaran pertama.

Menurutnya, strategi tersebut sejalan dengan kesepakatan bersama Pemerintah Kota Palu agar ASN terlebih dahulu menjadi contoh sebelum program diperluas kepada masyarakat.

Baca Juga: Bolak-balik Tolitoli-Palu Tiap Pekan, Pasien Keluhkan Obat Hanya Diberi 7 Hari

“7,7 kilo itu sebenarnya adalah piloting di Keluarga Emas. Keluarga Emas ini memang menyasar masyarakat, tetapi piloting awal ada di ASN,” ujarnya.

Putera berharap program tersebut ke depan dapat berkembang tidak hanya di Kota Palu, tetapi juga menjangkau berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Diharapkan ekspansi emasnya nanti sampai di kabupaten, sampai Buol, Morowali sana,” pungkasnya.***

Editor : Rina Khalik
Cicilan Emas Keluarga Emas Tabungan Emas pegadaian Pegadaian Area Palu