RADAR PALU – BYD M6 Dual Mode (DM) mulai mencuri perhatian konsumen otomotif Indonesia. Mengusung teknologi elektrifikasi, MPV keluarga ini menawarkan perpaduan efisiensi, performa, dan daya jelajah yang diklaim mampu menjawab kebutuhan mobilitas keluarga, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Respons positif terhadap BYD M6 DM turut terlihat dari meningkatnya permintaan di berbagai daerah. Hal itu disampaikan Sales Support Manager PT Bumi Hijau Motor, Bayu Marfiadi, yang merupakan bagian dari jaringan diler resmi Haka Auto.
“BYD M6 DM saat ini memang jadi magnet penjualan di Indonesia. Terbukti di antara sumbangsih angka penjualannya yang menjadi kontributor utama di GIIAS 2026 ini,” ujar Bayu.
Baca Juga: Karisma Salimah Kota Palu Dorong Muslimah Dekat dengan Alquran sebagai Solusi Kehidupan
Menurut dia, antusiasme konsumen juga terus meningkat di jaringan diler Haka Auto yang kini semakin tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi tersebut memberikan kontribusi penjualan yang signifikan dari waktu ke waktu.
Dari sisi efisiensi, BYD M6 DM menawarkan sejumlah keunggulan yang menjadi daya tarik bagi konsumen keluarga. Salah satunya biaya perawatan berkala yang diklaim rata-rata 30 persen lebih rendah dibandingkan mobil bermesin bensin konvensional di kelas 1.500 cc.
Sistem Dual Mode pada kendaraan ini juga memungkinkan penggunaan tenaga listrik dalam porsi yang besar untuk kebutuhan mobilitas harian. Penggunaan tersebut diklaim dapat membantu menekan biaya operasional bahan bakar hingga 60 persen.
Baca Juga: Pertemuan dengan Menteri ESDM Bawa Angin Segar bagi DBH Sulteng
Tidak hanya irit, kemampuan jelajah juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Dengan kondisi baterai dan bahan bakar terisi penuh, BYD M6 DM diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.300 kilometer. Kemampuan tersebut membuat kendaraan ini lebih fleksibel digunakan untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota.
Keuntungan lainnya datang dari sektor pajak kendaraan yang diklaim ekonomis. Efisiensi tersebut menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mempertimbangkan biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Meski mengedepankan efisiensi, BYD M6 DM tetap menawarkan performa yang cukup bertenaga. Kendaraan ini memiliki total output hingga 207 HP dengan torsi maksimal mencapai 210 Nm.
Baca Juga: Armada Sampah Palu Bermasalah, Sejumlah Rute Saling Silang
Kombinasi tersebut membuat MPV ini tidak hanya ditujukan untuk penggunaan perkotaan, tetapi juga mampu mendukung perjalanan dengan kondisi jalan yang lebih menantang, termasuk jalur menanjak di kawasan pegunungan.
Fungsionalitas kendaraan juga diperkuat melalui fitur Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini memungkinkan energi dari kendaraan digunakan untuk mengoperasikan perangkat elektronik di luar mobil dengan daya hingga 2.200 watt.
Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan saat aktivitas luar ruang seperti camping maupun sebagai sumber daya listrik darurat ketika terjadi pemadaman listrik di rumah.
Baca Juga: Ubah Konsumtif Jadi Produktif, 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA
Untuk menjaga keamanan penggunaan, sistem V2L pada BYD M6 DM dirancang untuk menghentikan suplai daya secara otomatis ketika kapasitas baterai tersisa 15 persen.
Dengan kombinasi efisiensi, performa, jarak jelajah, serta fitur pendukung aktivitas keluarga, BYD M6 DM diposisikan sebagai salah satu pilihan MPV elektrifikasi yang menawarkan nilai lebih bagi konsumen Indonesia.
Haka Auto merupakan jaringan diler resmi BYD dan Denza di Indonesia di bawah naungan PT Bumi Hijau Motor. Haka Auto berkomitmen menghadirkan produk dan layanan kendaraan listrik bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Konsisten Gelar Donor Darah, DPRD dan PMI Morowali Apresiasi PT IMIP
Saat ini, Haka Auto memiliki tiga cabang operasional untuk brand premium Denza serta 19 outlet BYD yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.***
Editor : Rina Khalik