Pertamina dan Pemkab Sidrap Kolaborasi, Bright Gas Bantu Petani Cegah Gagal Panen

Rony Sandhi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 21:01 WIB
Sosialisasi dan peluncuran penggunaan Bright Gas 5,5 kg sebagai bahan bakar mesin pompa air irigasi bagi kelompok tani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).(Dokumentasi Pertamina)
Sosialisasi dan peluncuran penggunaan Bright Gas 5,5 kg sebagai bahan bakar mesin pompa air irigasi bagi kelompok tani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).(Dokumentasi Pertamina)

RADAR PALU - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pemanfaatan energi yang tepat sasaran melalui sosialisasi dan peluncuran penggunaan Bright Gas 5,5 kg sebagai bahan bakar mesin pompa air irigasi bagi kelompok tani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Selasa (4/8) tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., anggota DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan kelompok tani.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam menghadirkan alternatif energi yang mendukung aktivitas pertanian. Pemanfaatan Bright Gas diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan bahan bakar pompa air irigasi, khususnya di tengah musim kemarau yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air di sejumlah wilayah persawahan.

Pada tahap awal, Pertamina bersama Agen NPSO PT Gasmita menyerahkan sebanyak 25 tabung Bright Gas 5,5 kg kepada 25 petani di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Wattang Sidenreng. Penyaluran dilakukan melalui skema peminjaman tabung dari agen, disertai program potongan harga sebesar Rp15.000 per tabung untuk 100 tabung pada tahap awal pelaksanaan.

Baca Juga: Pertamina Gerak Cepat, Tambah Ribuan Tabung LPG Subsidi untuk Masyarakat Sulsel 

Penggunaan Bright Gas 5,5 kg sebagai bahan bakar pompa irigasi diharapkan mampu memberikan alternatif energi bagi petani sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai segmentasinya. Dengan demikian, distribusi LPG 3 kg dapat semakin tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berhak menerima subsidi.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang. Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., menyampaikan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi atas dukungan dalam menyediakan alternatif energi bagi petani yang terdampak musim kemarau panjang sehingga membantu menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian dan mengurangi potensi gagal panen.

Ke depan, program ini akan diperluas ke kelompok tani lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang agar pemanfaatan Bright Gas sebagai bahan bakar pompa irigasi dapat berjalan secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya, Pertamina juga akan melaksanakan program trade in Bright Gas bagi ASN Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.

Baca Juga: Pertamina Raih Penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 untuk Komunikasi Keberlanjutan 

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa pemanfaatan Bright Gas untuk sektor pertanian merupakan salah satu bentuk inovasi layanan energi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui program ini kami ingin menghadirkan solusi energi yang dapat dimanfaatkan petani dalam mendukung operasional pompa air irigasi, terutama saat menghadapi musim kemarau. Kami berharap kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dapat memperluas penggunaan Bright Gas di sektor pertanian sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya,” ujar Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan energi yang andal serta mengembangkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar pemanfaatan energi yang lebih tepat sasaran dapat mendukung ketahanan sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan distribusi LPG di wilayah Sulawesi.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Pengaturan Antrean BBM di Kota Palu, Pastikan Distribusi Tetap Lancar dan Minimalkan Dampak ke Masyarakat 

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina atau menemukan kendala maupun indikasi pelanggaran dalam distribusi LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.(*)

Editor : Rony Sandhi
Bright Gas 55 Kg Petani Sidrap Pompa Irigasi Ketahanan pangan pertamina patra niaga