RADARPALU - PT Pegadaian Kantor Area Palu menggelar Bazar Emas di Kantor Pegadaian Area Palu, Jalan Sam Ratulangi, mulai 8 hingga 11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan edukasi, literasi, inklusi keuangan, sekaligus mempromosikan Program Keluarga Emas kepada masyarakat Sulawesi Tengah.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Palu, Putra Aspin Rahmatullah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Pegadaian bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan, khususnya di Kota Palu.
Baca Juga: SBM ITB Gandeng Untad Kembangkan Pasar Tenun Sulteng, Dorong Tembus Pasar Lebih Luas
“Jadi ini salah satu implementasi untuk meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat Kota Palu pada khususnya. Nanti akan juga ekspansi ke luar kota di Parigi, Tolitoli, dan Poso,” ujar Putra Aspin kepada Radar Palu saat ditemui pada Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, Bazar Emas juga bertujuan mengakomodasi masyarakat ataupun nasabah yang ingin memperoleh emas dengan harga lebih terjangkau, kualitas yang terjamin, serta berbagai promo dalam satu lokasi.
“Kegiatan emas ini tujuannya supaya nasabah itu tidak lagi susah-susah datang ke cabang, jadi kita kumpulin satu tempat di kantor Pegadaian Area Palu di Jalan Sam Ratulangi,” jelasnya.
Baca Juga: Program Bedah Rumah Palu Tertunda hingga 2026, DPRD Minta Perkim Berbenah
Selama pelaksanaan bazar, Pegadaian juga mengundang berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, serta mitra kerja agar masyarakat semakin mengenal kegiatan tersebut.
Selain menawarkan emas dengan harga berdasarkan kadar, Pegadaian juga memberikan sejumlah promo kepada pengunjung seperti harga emas yang dijual disesuaikan dengan kadar emas, mulai dari 10 karat hingga 24 karat.
“Setiap pengunjung bisa mendapatkan tabungan emas gratis dari kami, hanya dengan menginstal aplikasi Tring,” ungkap Putra.
Tidak hanya itu, Pegadaian juga memberikan layanan cuci emas gratis bagi masyarakat yang melakukan pembelian selama bazar.
“Bapak ibu pengunjung yang sudah membeli emas di sini, kita gratiskan cuci emas. Jadi kita juga punya mesin cuci emas, dan itu juga fasilitas yang gratis. Belum lagi ada souvenir-souvenir menarik yang kita sudah sediakan juga,” ujarnya.
Mengenai antusiasme masyarakat, Putra menyebut pada hari pertama pelaksanaan jumlah pengunjung belum terlalu ramai karena masih berlangsung pada jam kerja. Namun, menurutnya, pada pagi hari sempat terjadi peningkatan kunjungan dan diperkirakan akan kembali ramai menjelang sore.
Baca Juga: Kenapa Jembatan III Palu Masih Buka Tutup? Dishub Ungkap Penyebabnya
“Nanti mungkin agak ke sore lagi, karena biasanya para ASN baru pulang kantor, paling akan singgah ke sini. Termasuk mitra-mitra kami dan instansi lain itu kebanyakan memang datangnya di sore hari,” katanya.
Ia menegaskan, Bazar Emas terbuka bagi seluruh masyarakat, tidak hanya ASN maupun nasabah Pegadaian. Selain itu, Bazar Emas bukan merupakan agenda rutin, melainkan kegiatan insidental yang dilaksanakan ketika barang jaminan hasil lelang tersimpan dalam jumlah banyak di cabang-cabang Pegadaian.
“Jadi ketika memang kondisi barang jaminan yang dilelang ini tersimpan banyak di cabang-cabang, maka kami akan kumpul di Bazar Emas ini. Nah ini kebetulan harga emas turun sebenarnya momennya itu. Jadi masyarakat malah justru bisa lebih murah dapat harga emas di sini,” pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi