RADARPALU - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Sigi di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Rabu (24/6), menjadi momentum penguatan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Kabupaten Sigi.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bersama Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., dan Wakil Bupati Sigi Dr. Samuel Yansen Pongi, S.E., M.Si., didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu, Nursalam Halim, menyerahkan secara simbolis manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Santunan pertama diberikan kepada ahli waris Jonofri, Aparat Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru. Total manfaat yang diterima sebesar Rp198 juta, yang terdiri atas santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta dan manfaat beasiswa pendidikan untuk dua orang anak sebesar Rp156 juta.
Baca Juga: Ekspedisi GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES Berlanjut, Jelajahi Palu hingga Gorontalo
Selain itu, diserahkan pula santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris Agus Fanani yang merupakan LKD LAD Desa Bora, Kecamatan Sigi.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk perlindungan sosial bagi pekerja beserta keluarganya. Manfaat yang diterima diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak peserta.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu, Nursalam Halim, mengatakan setiap pekerja, termasuk aparatur desa, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa hingga pekerja rentan, memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca Juga: TNI AU Dorong Pengembangan Lanud Palu, Siap Perkuat Respons Bencana di Sulawesi Tengah
“Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, dan BPJS Ketenagakerjaan akan terus diperkuat guna mewujudkan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Sigi,” katanya.
Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Sigi juga menjadi momentum mempertegas semangat gotong royong, kepedulian, dan perlindungan terhadap masyarakat pekerja. Penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian perlindungan bagi pekerja beserta keluarganya.***
Editor : Mugni Supardi