Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Program Palu Mapan Masuk Tahap Tanam, Bibit Cabai dan Tomat Sudah Disebar

Rina Khalik • Kamis, 25 Juni 2026 | 15:28 WIB
Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palu, Rahmad Mustafa. (RINA ABD HALIK)
Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palu, Rahmad Mustafa. (RINA ABD HALIK)

RADARPALU - Dalam pengendalian inflasi di Kota Palu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menghadirkan program Palu Mandiri, Adaptif dan Stabilitas Pangan (Mapan).

Saat ini, seluruh Kelurahan yang menjadi bagian dari program tersebut mulai memasuki tahapan persiapan penanaman berbagai komoditas pertanian sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.

Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palu, Rahmad Mustafa, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari langkah Pemkot Palu dalam pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga: Menaker: Jasa Raharja Tak Hanya Santunan, Harus Jadi Mitra Keselamatan Transportasi

Program ini akan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, dimana sektor pertanian menjadi leading sector dalam pelaksanaannya.

Menurut Rahmad, berdasarkan arahan dan petunjuk yang telah ditetapkan, sebanyak 46 Kelurahan dibagi ke dalam lima komoditas yang akan dikembangkan melalui program Kelurahan Tematik Palu Mapan.

“Kurang lebih sembilan Kelurahan menanam cabai, sembilan Kelurahan menanam tomat. Berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian, bibit cabai dan tomat sudah dibagikan ke kelurahan-kelurahan tersebut,” kata Rahmad.

Baca Juga: Padel Makin Hits di Palu, Bapenda Catat Sembilan Arena Berpotensi Jadi Sumber PAD

Ia menjelaskan, saat ini bibit yang telah dibagikan masih berada dalam proses penyemaian. Jika tidak ada kendala, penanaman diperkirakan mulai dilakukan pada awal Juli 2026.

“Sekarang dalam proses penyemaian. Kurang lebih sekitar dua minggu lagi, insyaallah awal Juli sudah penanaman,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, seluruh kelurahan pada umumnya telah menyiapkan lahan untuk mendukung program tersebut. Tahapan yang saat ini dilakukan berupa penggemburan lahan sebagai persiapan penanaman.

 

Selain cabai dan tomat, beberapa Kelurahan yang mendapat komoditas bawang bahkan telah lebih dulu memulai penanaman. Di antaranya Kelurahan Donggala Kodi dan Birobuli Utara.

“Dongkala Kodi, Birobuli Utara itu sudah menanam bawang. Yang jelas progresnya terus berjalan,” katanya.

Terkait ketersediaan lahan, Rahmad memastikan hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti, itu berdasarkan laporan yang diterima dari para Lurah.

Baca Juga: Setahun Grand Sya Hotel Palu, Dorong Pariwisata Sulteng Lewat Konsep Lokal 

Menurutnya, pemanfaatan lahan dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi di masing-masing wilayah.

Jika belum tersedia lahan dalam satu hamparan yang luas, maka dapat memanfaatkan lahan yang ada dengan menyesuaikan standar yang ditetapkan.

Melalui program tersebut, Pemkot Palu berharap seluruh Kelurahan dapat terus menggerakkan masyarakat untuk melakukan penanaman produktif, guna mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.

Baca Juga: Forum UGM Soroti Keadilan Hilirisasi Nikel, Halmahera Tengah Tawarkan Model Benefit Sharing Inklusif

“Yang penting standarnya mungkin kalau belum sampai satu hektare, mungkin lima ribu meter dulu,” tandasnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#Palu Mapan #Rahmad Mustafa #pengendalian inflasi #Ketahanan pangan #Pemkot Palu