Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kolaborasi Program Mosikola PT CPM dan Kana Mapande Luluskan 50 Peserta Paket A, B, dan C

Taswin • Minggu, 21 Juni 2026 | 18:14 WIB
Penyerahan Ijazah kepada lulusan peserta paket A,B dan C di PKBM Kana Mapande. Foto: Taswin/Radar Palu 
Penyerahan Ijazah kepada lulusan peserta paket A,B dan C di PKBM Kana Mapande. Foto: Taswin/Radar Palu 

 

RADAR PALU– Sebanyak 50 warga belajar Program Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA menerima ijazah melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Mosikola hasil kerja sama PT Citra Palu Mineral (CPM) dan Yayasan Kana Mapande Palu, Sabtu (20/6/2026).

Program pendidikan kesetaraan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang sempat putus sekolah karena berbagai faktor, mulai dari keterbatasan ekonomi, tuntutan pekerjaan, hingga persoalan keluarga. Para peserta berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Parigi Moutong.

Kepala PKBM Kana Mapande, Mawardin, menjelaskan proses pembelajaran dilaksanakan secara fleksibel agar dapat menjangkau seluruh peserta. Kegiatan belajar dilakukan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis dan Sabtu. 

Baca Juga: Kontingen PESPARAWI Sulteng Optimistis Raih Hasil Terbaik di Manokwari

“Untuk program kerja sama CPM tahun ini terdapat sekitar 50 peserta yang terbagi dalam Paket A, B, dan C. Mereka telah dinyatakan lulus dan menerima ijazah. Setelah lulus, peserta juga mendapatkan pembekalan vokasi dan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ujar Mawardin.

Menurutnya, pembelajaran dilakukan melalui tiga metode, yakni daring, tatap muka, dan kunjungan langsung ke rumah peserta yang berhalangan hadir. PKBM Kana Mapande didukung 12 tenaga pendidik dan staf administrasi yang sebagian besar berlatar belakang pendidikan sarjana dan magister.

Mawardin menambahkan, sejumlah alumni PKBM Kana Mapande telah berhasil bekerja di instansi pemerintah, TNI, Polri, hingga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

Baca Juga: Pemkab Buol Bentuk Tim Satgas Penertiban PETI

“Bahkan ada alumni yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga Universitas Gadjah Mada. Ini membuktikan bahwa pendidikan nonformal memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, mengapresiasi komitmen CPM yang terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“Program ini sangat membantu pemerintah dalam menuntaskan persoalan anak putus sekolah. Saya berterima kasih kepada CPM dan PKBM Kana Mapande yang terus berkolaborasi memberikan layanan pendidikan secara gratis kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tim PPM-CSR PT Citra Palu Mineral, Moh Riski Sultan, mengatakan program Mosikola merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Melalui program ini kami ingin membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang belum sempat menyelesaikan sekolah. Tidak hanya memperoleh ijazah, para lulusan juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pengembangan keterampilan dan vokasi agar lebih siap memasuki dunia kerja,” katanya.

Salah seorang lulusan Paket C, Amel Tri Riandini (19), mengaku sempat berhenti sekolah selama setahun setelah ibunya meninggal dunia dan harus menjaga adik-adiknya di rumah.

“Saya sempat putus asa karena tidak bisa melanjutkan sekolah. Setelah mendapat informasi tentang program Paket C dari CPM, saya kembali semangat belajar hingga akhirnya mendapatkan ijazah. Saya berharap bisa segera bekerja dan membantu keluarga,” tuturnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Program Mosikola #PKBM Kana Mapande #Pendidikan Kesetaraan #Anak putus sekolah #PT Citra Palu Mineral