Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

IPOT Luncurkan UI/UX Berbasis AI Real Time, Tandai Era Baru Trading Presisi di Indonesia

Talib • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:09 WIB
IPOT menghadirkan UI/UX berbasis AI real time sebagai mesin keputusan trading yang cepat, presisi, dan bebas emosi.
IPOT menghadirkan UI/UX berbasis AI real time sebagai mesin keputusan trading yang cepat, presisi, dan bebas emosi.

JAKARTA, RADAR PALU — Transformasi besar tengah terjadi di industri pasar modal seiring memasuki era AI Trading 2026. 

Platform trading tidak lagi sekadar mengandalkan tampilan visual atau analisis manual, melainkan dituntut mampu memproses data secara real time dengan presisi tinggi.

Menjawab perubahan tersebut, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan pengembangan UI/UX berbasis kecerdasan buatan (AI) real time yang berfungsi sebagai mesin pengambilan keputusan sekaligus eksekusi transaksi.

Baca Juga: IPOT Aplikasi Saham Terbaik dengan Teknologi AI Real Time dan Live Trading di Indonesia

President Director & CEO IPOT, Moleonoto The, mengatakan mayoritas platform trading saat ini masih menggunakan sistem statis yang tidak mampu mengikuti dinamika pasar yang bergerak cepat.

“UI yang lambat menyebabkan entry terlambat, data delay menghasilkan keputusan yang salah, dan tanpa AI real time investor kehilangan konfirmasi atas pergerakan smart money,” ujarnya dalam keterangan resmi.

IPOT mengembangkan UI/UX bukan lagi sebagai dashboard visual, tetapi sebagai sistem dinamis yang terhubung langsung dengan engine AI.

Baca Juga: IPOT Buka Akses Orderbook Real Time Gratis untuk Semua

 Sistem ini mampu membaca momentum pasar, memvalidasi sinyal transaksi, hingga mengeksekusi order secara otomatis berbasis parameter tertentu.

Beberapa fitur utama yang terintegrasi dalam sistem tersebut antara lain AI Live Orderbook, AI Live, LADI, hingga ROBO Trading System. 

Melalui fitur-fitur ini, investor dapat memperoleh konfirmasi berbasis data sebelum mengambil keputusan beli atau jual.

Baca Juga: Jangan Tertipu Bandar, IPOT Views Jadi Aplikasi Saham Terbaik

Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi praktik trading berbasis emosi yang selama ini masih dominan di kalangan investor ritel. 

Tanpa validasi data real time, keputusan investasi kerap dipengaruhi spekulasi, panic selling, hingga mengikuti tren komunitas tanpa dasar analisis kuat.

Dalam implementasinya, IPOT juga menekankan aspek proteksi trading. Dengan dukungan AI real time, sistem dapat membaca tekanan transaksi dan membedakan pola akumulasi maupun distribusi, sehingga membantu investor menghindari jebakan harga puncak.

Baca Juga: IPOT Rilis LADI, Indikator Real-Time untuk Perkuat Strategi Trading Investor Ritel

Selain itu, integrasi dengan sistem ROBO memungkinkan eksekusi transaksi dilakukan secara otomatis tanpa bergantung pada kecepatan manual pengguna. 

Hal ini dinilai penting di tengah volatilitas pasar yang semakin tinggi.

IPOT menyebut pengembangan teknologi ini didukung oleh infrastruktur institusi, termasuk dana kelolaan sekitar Rp312 triliun, server berlatensi rendah, serta algoritma matematis kompleks. 

Baca Juga: Saat Phishing Makin Marak, IPOT Perkenalkan xRDN dengan Imbal Hasil Sekitar 2 Persen

Dukungan tersebut menjadi fondasi dalam membangun sistem AI yang responsif dan akurat.

Fenomena menarik yang muncul di pasar saat ini adalah meningkatnya penggunaan IPOT sebagai “layer proteksi” oleh investor, termasuk dari platform lain. 

Investor memanfaatkan fitur AI untuk memvalidasi keputusan sebelum melakukan transaksi.
Hal ini menunjukkan pergeseran perilaku investor dari pendekatan berbasis intuisi menuju keputusan berbasis data.

Baca Juga: IPOT Luncurkan Wealth Creation Platform Pertama di Indonesia untuk Segala Gaya Investasi

 Dalam kondisi pasar yang semakin cepat dan kompleks, presisi dan kecepatan menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan trading.

IPOT menilai, ke depan UI/UX berbasis AI real time akan menjadi standar baru dalam industri sekuritas. Platform yang tidak mampu mengadopsi teknologi serupa berisiko tertinggal dan tidak lagi relevan dalam ekosistem trading modern.

“Di era market cepat, UI tanpa AI bukan lagi alat bantu, tetapi justru berpotensi menjadi sumber risiko,” kata Moleonoto. ***

Editor : Talib
#AI Trading #ui ux #real time #smart money #IPOT