Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Edukasi Sertifikasi Halal hingga Klinik Ekspor Jadi Fokus Disperindag di Semarak Sulteng

Rina Khalik • Sabtu, 18 April 2026 | 18:17 WIB
Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri, Andi Musdalifah.(RINA ABD HALIK)
Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri, Andi Musdalifah.(RINA ABD HALIK)

 

RADARPALU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong peningkatan daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui berbagai layanan di Semarak Sulteng yang diadakan di JCC Kota Palu. 

Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri, Andi Musdalifah menyampaikan bahwa, pihaknya juga memberikan fasilitasi layanan klinik ekspor, untuk membantu pelaku usaha memahami strategi menembus pasar yang lebih luas.

Sekaligus memberikan edukasi mulai dari edukasi konsumen, penegakan dan perlindungan hukum, hingga pengawasan produk yang beredar di pasaran.

Baca Juga: Pegadaian Area Palu Gelar “Pornas Mini”, Lima Cabor Dipertandingkan

“Kami mengedukasi dan memberikan pendampingan, bagaimana masyarakat bisa mencari pembeli dan meningkatkan daya saing untuk ekspor,” ujar Andi Musdalifah kepada Radar Palu saat ditemui pada Sabtu (18/4/2026).

Selain itu, Disperindag juga menyediakan layanan sertifikasi halal, pendaftaran merek, hingga pendampingan untuk kemasan.

Fasilitas laboratorium turut disiapkan untuk menjamin keamanan produk, kandungan nutrisi, serta kehalalan, sehingga produk yang beredar di pasaran dapat dipercaya oleh konsumen.

Baca Juga: 20 Kota Terpanas di 17 April 2026, Masih Ada Palu

“Dengan adanya jaminan tersebut, produk industri tidak hanya bisa menembus pasar domestik dan nasional, tetapi juga hingga ke mancanegara,” jelasnya.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat untuk berkonsultasi cukup tinggi. Sebagian besar konsultasi berkaitan dengan pengurusan sertifikasi halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), termasuk pendaftaran merek.

“Banyak sekali kunjungan, antusiasme masyarakat untuk datang ke Dinas Perindag. Terutama ada yang konsultasi mengenai bagaimana pengurusan sertifikasi halal, bagaimana untuk merek, bagaimana PIRT, ada yang bertanya bagaimana untuk meningkatkan kualitas ekspornya,” jelasnya.

Disperindag juga memfasilitasi pelaku usaha untuk mendaftarkan HKI melalui Kementerian Hukum. Program tersebut didukung melalui kegiatan pembinaan sumber daya industri, termasuk pelatihan vokasi bagi IKM.

Ke depan, pihaknya berharap pelaku IKM semakin sadar pentingnya sertifikasi, baik dari aspek keterjaminan mutu maupun kehalalan produk.

“Sehingga produk pangan maupun kerajinan dapat diterima di pasaran karena memiliki jaminan kualitas,” katanya.

Baca Juga: Harus Agresif, Chelsea Kejar Tiket Liga Champions

Disperindag juga aktif melakukan sosialisasi melalui berbagai media, seperti media sosial dan penyebaran brosur.

Selain itu, turut diberikan sertifikat pelatihan, seperti pelatihan pengelasan yang difasilitasi bersama BLK bagi IKM di Palu, Sigi, dan Donggala.

“Harapannya masyarakat bisa memanfaatkan layanan yang ada untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk,” harapnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#IKM Sulteng #klinik ekspor #Disperindag Sulteng #sulawesi tengah #sertifikasi halal