RADARPALU – Laga perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid dan Barcelona menyisakan kontroversi panas.
Winger Barcelona, Raphinha, melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya.
Raphinha bahkan menyebut pertandingan tersebut sebagai “perampokan” setelah Barcelona tersingkir dari kompetisi.
Baca Juga: WCPP 2026 Digelar di Bali, 44 Negara Bahas Reintegrasi Sosial
“Pertandingan ini benar-benar seperti dirampok. Sulit dimengerti ketika kami harus berusaha tiga kali lebih keras untuk menang,” ujar Raphinha.
Pemain asal Brasil itu juga mempertanyakan konsistensi keputusan wasit dalam dua leg pertandingan.
“Saya bisa memahami jika terjadi kesalahan dalam satu pertandingan, tapi dua kali berturut-turut? Ini sulit dipahami,” tambahnya.
Baca Juga: Lolos Semifinal, PSG Siap Hadapi Pemenang Madrid vs Bayern
Ia juga menyinggung standar kepemimpinan wasit terhadap Barcelona serta menilai Atletico Madrid melakukan banyak pelanggaran tanpa mendapat sanksi kartu.
“Banyak pelanggaran terjadi, tapi tidak ada kartu kuning. Saya ingin memahami standar wasit terhadap Barcelona,” tegasnya.
Menanggapi pernyataan tersebut, kapten Atletico Madrid, Koke, memberikan respons tegas namun tetap menghormati pendapat lawannya.
“Itu pendapatnya dan saya menghormatinya, tapi saya tidak setuju. Kami tidak mencuri apa pun. Kartu merah itu jelas,” ujar Koke.
Koke menegaskan bahwa kemenangan Atletico Madrid diraih secara sah dan sesuai aturan pertandingan.(*)
Editor : Mugni Supardi