RADARPALU – PT Pegadaian dan SMBC Corporation menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dalam Indonesia–Japan Strategic Partnership Forum yang digelar di The Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
Forum bertema “Value Co-Creation: Building the Future of Energy, Industry, and Global Supply Chains” ini diselenggarakan oleh Kadin Indonesia, JETRO, KBRI Tokyo, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, METI Jepang, Keidanren, JCCI, dan Japinda.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi strategis Indonesia–Jepang sekaligus mengidentifikasi peluang kemitraan baru melalui kerangka Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Baca Juga: Pascagempa, BMKG Minta Warga Prioritaskan Keselamatan
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyampaikan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam model bisnis perusahaan.
“Pegadaian dan SMBC akan bersama-sama menyusun dan memperkuat Pegadaian Sustainability Framework, termasuk pengembangan fasilitas orange loan sebagai solusi pembiayaan berbasis ESG,” ujarnya melalui keterangan resmi di akun Instagram Pegadaian.
Sepanjang 2025, Pegadaian juga mencatat sejumlah penghargaan internasional atas penerbitan sukuk dan obligasi bertema sosial, sebagai bentuk pengakuan global terhadap komitmen pembiayaan berkelanjutan.
Baca Juga: Ada Mantan Kades Diperiksa KPK di Polresta Palu, Akses Diperketat dan Diawasi Langsung Kasat Reskrim
Kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia–Jepang, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam memperluas akses keuangan berkelanjutan dan memperkuat ekosistem industri keuangan.
Sebagai bagian dari bullion ecosystem di Indonesia, Pegadaian menempatkan kolaborasi dengan mitra global seperti SMBC sebagai langkah transformasi perusahaan guna meningkatkan kapasitas pendanaan, kapabilitas ESG, serta daya saing regional.
Melalui MoU tersebut, SMBC menyediakan fasilitas kredit senilai Rp5 triliun kepada Pegadaian, termasuk fasilitas tematik dalam bentuk social loans. Dukungan ini menjadi pijakan awal pengembangan pendanaan luar negeri untuk ekspansi usaha berkelanjutan. (rna)
Editor : Mugni Supardi