RADAR PALU - Arus balik di pelabuhan tersebut memang mengalami peningkatan tajam. KM Dorolonda yang tiba dari Pelabuhan Bitung mencatat jumlah penumpang tinggi sebelum melanjutkan pelayaran ke Balikpapan dan Surabaya.
Kepala Cabang PT Pelni Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan jumlah penumpang yang naik pada hari ini mencapai 2.230 orang. Pada perjalanan lanjutan, jumlah tersebut bertambah sekitar 630 penumpang.
“Arus balik hari ini menjadi yang paling tinggi di Pelabuhan Pantoloan karena ini merupakan kapal terakhir tujuan Balikpapan dan Surabaya,” ujarnya saat ditemui, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, lonjakan penumpang turut dipengaruhi program stimulus pemerintah berupa diskon tiket kapal Pelni sebesar 30 persen. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan jumlah pengguna jasa.
“Terjadi kenaikan sekitar 4 hingga 5 persen dibanding tahun lalu. Biasanya penumpang rata-rata sekitar seribuan, namun hari ini mencapai sekitar 2.200 orang,” jelasnya.
Selama hampir satu bulan pelaksanaan program diskon, jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Pantoloan tercatat sekitar 6.500 orang. Program ini masih akan berlangsung hingga 5 April 2026, meski kuotanya telah terserap hampir 90 persen.
Christian menambahkan, mayoritas penumpang masih membeli tiket secara offline, yakni sekitar 60 persen, sementara 40 persen lainnya melalui sistem online.
Dari total penumpang hari ini, sekitar 70 persen bertujuan ke Balikpapan dan 30 persen ke Surabaya. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan arus mudik pada 13 dan 17 Maret 2026 lalu.
Sementara itu, untuk kapasitas KM Dorolonda mencapai sekitar 3.000 orang termasuk kru, sesuai dispensasi pemerintah.
Pihak Pelni mengimbau masyarakat yang ingin memanfaatkan program diskon untuk segera memesan tiket lebih awal, mengingat kuota yang tersedia semakin terbatas.
“Kalau dibandingkan dengan 2025, memang ada kenaikan karena saat itu belum ada stimulus diskon,” pungkasnya. (rna)
Editor : Mugni Supardi