RADAR PALU - Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, deretan aneka camilan mulai diburu masyarakat di Palu Mitra Utama (PMU). Berbagai jenis snack lebaran terpajang di etalase toko dan menjadi incaran warga di Palu.
PIC perusahaan PMU, Nirmawati, mengatakan penjualan snack tahun ini sempat mengalami kendala di awal Ramadan karena masalah pengiriman barang.
"Penjualannya belum terlalu sih, karena di awal itu ada kendala pengiriman. Waktu itu setelah 10 hari Ramadan baru bisa kami penuhi permintaan masyarakat" ujar Nirma saat ditemui, Selasa (10/3/2026).
Meski demikian, aneka snack di PMU tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melengkapi hidangan lebaran. Nirma menyebut, aktivitas belanja biasanya meningkat pada malam hari.
"Di Palu sendiri sudah banyak tempat penjualan snack, tapi Alhamdulillah ada beberapa konsumen tetap yang memang selalu berbelanja di kami" ungkapnya.
Dari berbagai jenis camilan yang tersedia, soes kering masih menjadi produk paling diminati masyarakat.
Menurut Nirma, sejak 2024 hingga 2026 penjualan soes kering masih menempati posisi teratas dibandingkan jenis snack lainnya.
"Saya perhatikan dari 2024 hingga 2026 ini, primadona tertinggi itu soes kering. Tahun ini, setelah soes ada stik balado dan astor yang selalu dicari" jelas Nirma
Harga snack yang ditawarkan di PMU pun tergolong terjangkau, mulai dari belasan hingga puluhan ribu rupiah. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa toko tersebut selalu ramai pengunjung menjelang lebaran.
"Biasanya rame sekali itu pas malam hari, apalagi kalau sudah seminggu mendekati lebaran, itu sudah tidak bisa kami atasi konsumennya" cetus Nirma
Nirma optimistis penjualan PMU akan terus menanjak hingga mendekati lebaran, dan berharap masyarakat akan selalu percaya pada mereka dalam penjualan snack untuk teman lebaran mereka.
"PMU sih berharap, masyarakat selalu percaya kami untuk pengadaan kebutuhan lebarannya" tutup Nirma.(cr3)
Editor : Mugni Supardi