RADAR PALU – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Cabang Palu mulai memperkenalkan fungsi penjaminan kredit kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih mudah mengakses pembiayaan melalui perbankan
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi awal antara Jamkrindo Cabang Palu dengan jajaran Pemkot Palu guna memperkenalkan fungsi dan peran lembaga penjaminan kredit tersebut.
Pertemuan ini menjadi tahap awal sebelum agenda lanjutan bersama Wali Kota dan sejumlah dinas terkait di lingkungan Pemkot Palu untuk membahas potensi kerja sama dalam mendukung pengembangan UMKM di daerah
Pemimpin PT. Jamkrindo Cabang Palu, Aditya Wirawan, mengatakan audiensi tersebut bertujuan mengenalkan fungsi Jamkrindo serta manfaatnya bagi Pemkot Palu, khususnya dalam mendorong perkembangan UMKM.
Ia menjelaskan, Jamkrindo merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang didirikan pada tahun 1970 dan memiliki fungsi utama sebagai lembaga penjamin kredit, termasuk pada program kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan oleh perbankan.
Menurutnya, dalam skema tersebut bank tetap menjadi pihak yang menyalurkan kredit kepada pelaku usaha. Sementara Jamkrindo berperan sebagai pihak penjamin di belakang proses pembiayaan tersebut.
“Yang memberikan kredit tetap dari bank, tetapi penjaminnya ada di Jamkrindo. Jadi kami membackup agar akses kredit di perbankan lebih mudah bagi UMKM,” ujar Aditya saat ditemui pada Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, salah satu tujuan utama penjaminan tersebut adalah membantu pelaku UMKM yang selama ini mengalami kendala dalam mengakses pembiayaan di perbankan.
“UMKM yang selama ini mungkin kesulitan mendapatkan akses kredit di bank, dengan adanya penjaminan dari Jamkrindo, kami membantu mendapatkan fasilitas kredit itu,” katanya.
Selain membantu akses kredit, Jamkrindo juga memiliki fungsi untuk mendukung proses kredit apabila di kemudian hari terjadi permasalahan dalam pembiayaan tersebut.
“Intinya kami membantu UMKM untuk mendapatkan fasilitas kredit yang ujungnya nanti bisa naik kelas,” ujarnya.
Aditya juga menyebutkan, sepanjang tahun 2025 Jamkrindo telah menjamin kredit dalam jumlah besar di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk di Kota Palu.
“Kalau yang saya ingat, sekitar Rp3,5 triliun kredit yang sudah kami jamin di Provinsi Sulawesi Tengah sepanjang tahun 2025,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, target penyaluran kredit pada program KUR ditetapkan secara nasional. Secara keseluruhan, target nasional berada pada kisaran lebih dari Rp300 triliun.
“Targetnya itu dari nasional. Sekitar Rp300 triliun lebih. Penyalurannya melalui bank-bank negara seperti BRI, BNI, Mandiri dan BTN,” katanya.
Ke depan, Jamkrindo berharap kerja sama dengan Pemkot Palu dapat semakin kuat sehingga peran lembaga penjamin kredit tersebut dalam mendukung UMKM bisa lebih optimal.
“Harapannya Jamkrindo bisa lebih dikenal dan fungsinya untuk memajukan UMKM di daerah bisa lebih baik lagi,” harapnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi