RADAR PALU - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menyampaikan bahwa Pasar Ramadan di area Balai Kota Palu telah resmi dibuka dan akan berlangsung hingga 18 Maret atau tiga hari sebelum Idul Fitri tahun 2026.
Sebanyak 192 pedagang UMKM ambil bagian dalam Pasar Ramadan tahun ini. Seluruh pedagang merupakan pelaku UMKM yang berasal dari Kota Palu dan sebagian besar sudah rutin mengikuti kegiatan Pasar Ramadan.
Kata Imelda, kegiatan tersebut turut melibatkan Bank Indonesia (BI) dalam mendorong penggunaan pembayaran non-tunai melalui QRIS.
Setiap hari disediakan 300 kupon bagi pembeli. Mekanismenya, pembeli melakukan scan QRIS dan membayar Rp47 rupiah untuk mendapatkan satu kupon senilai Rp3.000.
Kupon tersebut dibagikan setiap hari kepada 300 pembeli. Selain itu, tersedia pula program tersendiri bagi para penjual.
“Kita berharap para pedagang ini menggunakan pembayaran non tunai, jadi sosialisasi penggunaan QRISnya jalan,” ujar Imelda kepada media saat ditemui pada Kamis (19/2/2026).
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan lancar. Pemerintah Kota Palu juga meminta DP3A sebagai penanggung jawab, serta Satpol PP untuk menjaga kebersihan dan melakukan pengawasan terhadap para pedagang.
Selain itu, Balai POM turut melakukan pengujian terhadap makanan yang dijual. Dari 17 sampel yang telah diuji, hasilnya sebagian besar dinyatakan tidak mengandung bahan berbahaya dan aman untuk dikonsumsi.
“Alhamdulillah sebagian besar untuk hasil yang telah di uji itu semuanya memenuhi syarat, aman,” katanya.
Terkait lokasi, Wakil Wali Kota menjelaskan bahwa biasanya kegiatan berlangsung di kawasan Dispora. Namun, karena sedang dilakukan renovasi, Pasar Ramadan dipusatkan di area Balai Kota. Para pedagang juga memilih tetap berjualan di kawasan tersebut karena sudah terbiasa.
Ia juga mengajak masyarakat yang berbelanja, baik makanan basah maupun kue-kue, untuk berbelanja secara bijak.
“Masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak juga diimbau untuk berbagi dengan keluarga atau saudara yang belum mampu membeli makanan tersebut,” tandasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi