RADAR PALU - Dalam rangka menyambut Ramadan 1446 H dan menekan inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Palu melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menghadirkan komoditi yang telah disubsidi bekerjasama dengan Bank Indonesia dan PT. Citra Palu Mineral.
Wali Kota Palu diwakili Plt. Asisten 2 Kota Palu, Rahmad Mustafa mengatakan bahwa sebagaimana diketahui bersama menjelang bulan suci Ramadan, biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok di masyarakat.
Kondisi ini seringkali berdampak pada kenaikan harga bahan pangan yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang berpenghas rendah.
“Jadi untuk GPM ini kan merupakan tindaklanjut dari High Level Meeting untuk langkah konkret pengendalian inflasi di Kota Palu khususnya menjelang bulan Ramadan. Dan yang disediakan di sini tentunya di harga yang lebih murah,” ujar Rahmad Mustafa kepada media saat ditemui pada Kamis (12/2/2026).
Oleh karena itu, kegiatan GPM ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan inflasi, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DPKP Kota Palu, Lukman menyampaikan bahwa menjelang Ramadan kebutuhan seperti ikan, telur, daging sapi, ayam dan sebagainya mengalami permintaan yang cukup melonjak di masyarakat.
“Kami dari DPKP secara nyata hadir untuk membantu masyarakat kita dengan menyediakan ikan laut, ikan tawar, telur, daging yang berasal dari juru sembelih halal yang dalam pengawasan Pemkot Palu,” ujar Lukman.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa ketersediaan komoditi seperti bawang merah, bawang putih, cabai dan kebutuhan lainnya melibatkan petani dan mitra yang bekerja sama dengan Pemkot Palu.
“Dari kelompok pembudidaya ternak, pembudidaya ikan, pembudidaya tanaman pangan dan hortikultura. Kami hadirkan dan insyaAllah ini akan menjadi pembuka untuk GPM-GPM berikutnya,” ujarnya.
Adapun kebutuhan yang disediakan diantaranya telur ayam omega sebanyak 60 rak dengan harga Rp65 ribu per rak, stok beras super 1 ton dengan harga Ro67.500, minyak goreng diharga Rp30 ribu per 2 liter, gula pasir Rp12.500 1Kg, bawang merah Rp35 ribu, bawang putih Rp32 ribu, daging ayam per ekor Rp45 ribu, dan ikan katombo Rp26 ribu per kilo.(rna)
Editor : Mugni Supardi