RADAR PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Kota Palu berinisiatif memfasilitasi pelaku usaha mikro melalui program pengembangan usaha dengan membangunkan 12 lapak kontainer di satu lokasi.
Pembangunan lapak tersebut ditujukan untuk menciptakan keseragaman dan nilai estetika, sekaligus mendukung peningkatan usaha para pelaku UMKM.
Seksi Pengembangan Usaha Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Kota Palu Randi Praha Mukti menjelaskan, fasilitas tersebut diberikan kepada empat usaha yang sebelumnya memang sudah ada dan berkumpul di lokasi tersebut.
“Supaya estetiknya dapat, seragamannya juga dapat. Itu fasilitas kita kepada empat usaha yang sebelumnya memang sudah ada berkumpul di situ,” ujar Randi kepada Radar Palu Jawa Pos Group saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, dari total 12 lapak yang dibangun, sebagian besar jenis usaha yang berjualan berfokus pada kuliner, baik makanan maupun minuman. Karena itu, kawasan tersebut diarahkan menjadi pusat kuliner.
“Fokusnya hanya di kuliner, jadi nanti pusat kuliner di situ. Karena tempatnya itu kan berbeda-beda modelnya, tidak seragam. Bagaimana seragam, estetiknya dapat, kami membangunkan,” jelasnya.
Dalam setiap lapak, pemerintah telah memfasilitasi kebutuhan dasar pelaku usaha. Di antaranya penyediaan listrik, meja penyajian, serta isolasi air di dalam lapak.
“Pertama, dalam satu lapak itu kan fasilitasi listrik. Kedua, ada macam meja penyajian di dalam, sama isolasi air,” katanya.
Dengan adanya fasilitas tersebut, pihaknya berharap para pelaku usaha dapat lebih giat dalam menjalankan usahanya dan mengalami peningkatan kapasitas usaha.
“Harapannya, mudah-mudahan dengan adanya fasilitas yang sudah kami berikan ini, pelaku usahanya lebih giat lagi dalam berusaha, dapat peningkatan. Mungkin yang tadinya kapasitas usahanya minim, bisa jadi lebih. Sampai ekonominya dari yang tadinya mungkin biasa-biasa,” pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi