RADAR PALU - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam hingga menyentuh 8 persen pada perdagangan Kamis (29/1/2026).
Berdasarkan data perdagangan, IHSG tercatat berada di level 7.861,31 pada pukul 11.20 WITA atau setara 11.20 WIB, melemah signifikan dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.320,56.
Sepanjang sesi pagi, IHSG sempat menyentuh titik terendah di kisaran 7.481,99 sebelum kembali bergerak fluktuatif.
Sejalan dengan kondisi tersebut, BEI dalam siaran pers mengumumkan telah melakukan tindakan trading halt pada pukul 09:26:01 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
“Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen,” kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan resminya.
Pembekuan sementara perdagangan berlangsung selama 30 menit dan perdagangan kembali dilanjutkan pada pukul 09:56:01 waktu JATS, tanpa perubahan jadwal perdagangan reguler.
Menurut BEI, langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengamanan pasar guna menjaga agar perdagangan efek tetap berjalan teratur, wajar, dan efisien.
Kebijakan ini mengacu pada Peraturan BEI Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.
BEI menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar dan memastikan penerapan langkah-langkah pengamanan sesuai ketentuan yang berlaku, guna menjaga stabilitas dan kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar global.(acm)
Editor : Mugni Supardi