RADAR PALU – PT Bank Perekonomian Rakyat Sulawesi Mitra Abadi (BPR SMA) memperkuat mitigasi risiko pembiayaan dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Asuransi Mikro yang ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki tingkat kerawanan bencana relatif tinggi.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama BPR Sulawesi Mitra Abadi Bachruddin Ro-E dan Branch Manager Askrindo Branch Office Palu Faizal Fahd. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan dalam membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih aman, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan penguatan ketahanan usaha sektor mikro di daerah.
Pimpinan Askrindo Cabang Palu Faizal Fahd menyampaikan bahwa BPR merupakan mitra strategis Askrindo dalam mendorong pertumbuhan UMKM di wilayah. Menurutnya, sinergi dengan BPR Sulawesi Mitra Abadi diharapkan dapat memperluas jangkauan literasi dan penetrasi asuransi mikro kepada pelaku usaha di daerah.
Baca Juga: Pemkab Buol Gelar Orientasi PPPK, Wakil Bupati Tekankan Internalisasi Nilai Berakhlak
“Melalui kerja sama ini, Askrindo ingin memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelaku UMKM. Perlindungan asuransi tidak hanya ditujukan kepada pihak perbankan, tetapi juga kepada pelaku usaha itu sendiri, khususnya terhadap risiko yang berkaitan dengan tempat usaha maupun tempat tinggal,” ujarnya.
Faizal menambahkan, kondisi geografis Sulawesi yang rawan terhadap bencana alam, seperti kebakaran dan bencana lainnya, menjadikan produk asuransi mikro memiliki relevansi yang tinggi untuk dikembangkan. Dengan adanya perlindungan tersebut, UMKM diharapkan dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan lebih tenang dan memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan bisnis tanpa dibayangi risiko kerugian besar akibat musibah.
“Produk asuransi mikro ini dirancang agar UMKM dapat lebih percaya diri dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Dengan perlindungan yang memadai, pelaku usaha tidak lagi sepenuhnya terbebani oleh kekhawatiran terhadap risiko yang dapat mengganggu kelangsungan bisnis,” kata Faizal.
Baca Juga: Pemkab Touna Berhasil Meraih Kategori Utama Nasional Keaktifan Peserta BPJS Kesehatan
Sementara itu, Direktur Utama BPR Sulawesi Mitra Abadi Bachruddin Ro-E menegaskan bahwa kerja sama dengan Askrindo difokuskan pada penyediaan asuransi kebakaran bagi nasabah UMKM. Menurutnya, perlindungan tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam meminimalkan risiko kredit, khususnya potensi gagal bayar akibat musibah kebakaran.
“Kerja sama ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keamanan pembiayaan. Dengan adanya asuransi kebakaran, nasabah menjadi lebih terlindungi, dan pada saat yang sama bank juga memiliki perlindungan tambahan terhadap risiko pembiayaan,” ujarnya.
Bachruddin menambahkan, kebutuhan akan asuransi di kalangan UMKM masih cukup besar, namun belum sepenuhnya terpenuhi karena keterbatasan biaya. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat menghadirkan produk asuransi mikro dengan skema dan tarif yang kompetitif serta terjangkau bagi pelaku usaha kecil.
Baca Juga: Sempat Dipersoalkan Sekolah, Lokasi Koperasi di SDN Inti Loru Akhirnya Dapat Izin
Melalui implementasi PKS ini, BPR Sulawesi Mitra Abadi dan Askrindo berharap dapat memperkuat ketahanan UMKM di Sulawesi Tengah, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha yang lebih sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan ekonomi dan risiko lingkungan.(*)
Editor : Rony Sandhi