RADAR PALU - Realisasi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terhitung hingga awal Januari 2026 menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan.
Berdasarkan data per 7 Januari 2026, realisasi anggaran tahun 2025 secara keseluruhan tercatat mencapai 99,34 persen. Capaian tersebut mencerminkan kinerja pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Palu, Fatimah Hatta, mengatakan bahwa capaian tersebut sudah sangat optimal.
Jika masih terdapat anggaran yang tidak terealisasi, hal itu disebabkan oleh kegiatan tertentu yang memang tidak dilaksanakan, seperti perjalanan dinas yang menyesuaikan dengan kebutuhan.
“Kalau ada yang tidak terealisasi, itu karena memang kegiatannya tidak dilaksanakan, misalnya perjalanan dinas. Otomatis anggarannya kembali ke kas daerah. Artinya, penggunaan anggaran tetap sesuai kebutuhan dan prinsip kehati-hatian,” ujar Fatimah kepada Radar Palu, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, realisasi tersebut mencakup seluruh kegiatan, baik fisik maupun non-fisik, yang dilaporkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui aplikasi sistem pelaporan. Secara umum, seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Rata-rata pekerjaan sudah berjalan dan selesai sesuai target. Kalaupun ada yang tidak terselesaikan di tahun berjalan, itu karena keterbatasan waktu dan teknis pelaksanaan. Namun sebagian besar kegiatan berhasil diselesaikan,” jelasnya.
Untuk pekerjaan fisik, Fatimah menyebutkan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu yang penyelesaiannya sangat baik.
Sejumlah pembangunan laboratorium di sekolah-sekolah tingkat SMP telah rampung, termasuk pengadaan mebel sekolah. Selain itu, sektor kesehatan dan pekerjaan umum juga mencatat realisasi yang tinggi.
Ia menambahkan, tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan porsi realisasi fisik terbesar adalah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum. Secara rata-rata, realisasi di OPD tersebut telah berada di atas 90 persen, bahkan mendekati 100 persen.
Tak hanya itu, Kota Palu juga mencatatkan sejumlah capaian strategis lainnya. Pada tahun 2025, Kota Palu menjadi salah satu daerah dengan capaian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang baik, serta berhasil masuk 15 besar nasional dalam pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Menatap tahun 2026, Fatimah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan terus berpedoman pada visi dan misi kepala daerah, dengan fokus pada program-program prioritas pembangunan.
“Harapannya, capaian yang sudah baik di tahun sebelumnya bisa lebih ditingkatkan lagi di tahun 2026, sesuai dengan prioritas pembangunan Kota Palu,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong penguatan sistem pelaporan dan integrasi data antar OPD melalui konsep e-data atau satu data elektronik, sehingga koordinasi dan sinergi antar OPD dapat berjalan lebih optimal.
“Ke depan yang paling penting adalah kerja sama antar OPD. Semua saling terkait, sehingga data harus terintegrasi. Dengan begitu, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan bisa semakin tepat sasaran,” pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi