Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Realisasi Tembus 101 Persen, Tabungan Haji BSI Palu Tumbuh Signifikan 

Rina Khalik • Senin, 12 Januari 2026 | 08:28 WIB
KINERJA TABUNGAN HAJI : Kepala Cabang BSI Palu, Ahmad Yani M, saat ditemui Radar Palu, Jumat (9/1/2025).
KINERJA TABUNGAN HAJI : Kepala Cabang BSI Palu, Ahmad Yani M, saat ditemui Radar Palu, Jumat (9/1/2025).

RADAR PALU - Minat masyarakat Kota Palu terhadap tabungan haji di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan tren positif.

Hingga akhir 2025, realisasi tabungan haji BSI Palu mencatatkan pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Cabang BSI Palu, Ahmad Yani M, mengatakan secara umum kinerja penghimpunan dana tabungan BSI mengalami peningkatan hampir 90 persen. Secara khusus, capaian tabungan di Cabang Palu bahkan telah melampaui target.

“Untuk tabungan secara keseluruhan, khususnya di cabang kami, sudah mencapai 101 persen. Salah satu yang paling mendongkrak adalah tabungan haji,” ujar Ahmad Yani kepada Radar Palu saat ditemui pada Jumat (9/1/2026).

Ia menjelaskan, strategi BSI secara nasional memang fokus pada penghimpunan dana murah, khususnya melalui produk tabungan. Tabungan haji menjadi salah satu andalan, karena BSI selama ini dikenal masyarakat sebagai bank syariah yang kuat di segmen tersebut.

“Tabungan haji ini sudah sangat melekat dengan BSI. Karena itu, kami terus mendorong pertumbuhannya,” jelasnya.

Menurut Ahmad Yani, peningkatan tabungan haji BSI Palu bersumber dari berbagai kanal. Salah satunya melalui kerja sama dengan travel haji yang telah menjadi mitra BSI. Travel-travel tersebut turut mengajak jamaah, termasuk dari wilayah kabupaten dan daerah sekitar.

Selain itu, BSI Palu juga mengoptimalkan potensi dari nasabah payroll, khususnya aparatur dan instansi yang telah bekerja sama dengan BSI. Dari hasil pemetaan, masih banyak nasabah payroll yang belum memiliki rekening tabungan haji.

“Dari situ kita mulai masuk melalui program seperti Brimob Berhaji dan Pemkot Berhaji. Yang sudah payroll kita bukakan, yang belum payroll pun kita ajak melalui program tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sosialisasi juga telah dilakukan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan. Program tersebut mendapat respons positif.

“Memang kemarin yang langsung buka belum banyak. Karena itu, tahun 2026 nanti rencananya kita akan turun langsung ke masing-masing OPD agar sosialisasinya lebih intens dan bisa ditindaklanjuti,” kata Ahmad Yani.

Ke depan, BSI Palu juga akan memperluas strategi dengan menggandeng BPR yang belum memiliki layanan tabungan haji. Melalui kerja sama tersebut, nasabah BPR yang ingin membuka tabungan haji dapat difasilitasi melalui BSI.

Selain itu, peluang juga datang dari kerja sama dengan Amitra, anak perusahaan FIF Group, yang telah bermitra secara nasional dengan BSI. Salah satu programnya adalah fasilitas talangan haji, yang secara otomatis mengharuskan pembukaan rekening tabungan haji di BSI.

“Dari situ juga terjadi peningkatan tabungan haji. Ini akan kita maksimalkan secara masif di 2026,” ujarnya.

Ahmad Yani juga mengingatkan masyarakat Kota Palu agar tidak menunda membuka tabungan haji. Pasalnya, antrean keberangkatan haji di Palu saat ini telah mencapai sekitar 25 tahun.

“Kalau satu tahun kita tunda, bisa berdampak ke antrean yang semakin panjang. Karena itu kami imbau masyarakat segera membuka tabungan haji sejak dini,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembukaan tabungan haji di BSI sangat mudah dan bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi BYOND by BSI. Masyarakat cukup menyiapkan KTP, dengan setoran awal minimal Rp100 ribu.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#Ekonomi Palu #Haji #Tabungan Haji #BSI Palu #keuangan syariah #Perbankan Syariah