RADAR PALU - Realisasi investasi di Kota Palu sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Nilai investasi yang masuk tercatat mencapai sekitar Rp1,2 triliun, melampaui target yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp850 miliar.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palu, Makmur, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator membaiknya iklim investasi di daerah.
“Artinya itu melampaui karena kemarin kita target Rp850 miliar. Ini menunjukkan tren yang positif di Kota Palu,” ujar Makmur kepada Radar Palu Jawa Pos Group, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, peningkatan realisasi investasi tidak terlepas dari meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan kegiatan penanaman modal.
Pelaporan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dalam bentuk Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
“Realisasi tinggi itu karena animo pelaku usaha sudah mulai sadar melakukan kewajibannya untuk melaporkan kegiatan usahanya,” jelasnya.
Makmur menambahkan, meskipun pemerintah daerah saat ini masih menjalankan kebijakan efisiensi anggaran, DPMPTSP tetap mendorong masuknya investasi baru sebagai bagian dari penguatan perekonomian daerah.
Ia berharap tren positif investasi ini dapat terus berlanjut seiring masuknya proyek-proyek baru di Kota Palu.
Selain itu, pelaku usaha juga diimbau untuk tetap mematuhi regulasi serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami berharap pelaku usaha taat aturan, menjalankan usahanya dengan baik, dan ikut membantu pemerintah daerah,” pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi