Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

GPM Pemkot Palu Subsidi Telur hingga Cabai, untuk Intervensi Pasar di Akhir Tahun  

Rina Khalik • Kamis, 1 Januari 2026 | 20:38 WIB
SUBSIDIKAN HARGA : GPM yang dilaksanakan di kawasan area kuliner UMKM belakang Kampus Untad, Rabu (31/12/2025).
SUBSIDIKAN HARGA : GPM yang dilaksanakan di kawasan area kuliner UMKM belakang Kampus Untad, Rabu (31/12/2025).

RADAR PALU - Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan area kuliner UMKM belakang Kampus Universitas Tadulako (Untad).

Pada kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan strategis disediakan dengan harga subsidi, antara lain telur ayam dengan jumlah yang disediakan sekitar 200 rak, bawang merah 79 Kg, bawang putih 25 Kg, dan cabai rawit 50 Kg. Selain itu, minyak goreng dan gula pasir juga turut disediakan untuk masyarakat.

Analis Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Anti, menjelaskan bahwa komoditas telur ayam ras dijual dengan harga normal Rp60 ribu per rak, namun mendapatkan subsidi sehingga dapat ditebus masyarakat hanya Rp45 ribu per rak.

“Sementara untuk bawang merah harga pasaran Rp48 ribu per kilogram, disubsidi menjadi Rp45 ribu per kilogram. Bawang putih dari harga Rp45 ribu per kilogram disubsidi menjadi Rp40 ribu per kilogram,” ujar Anti kepada Radar Palu Jawa Pos Group pada Rabu (31/12/2025).

Adapun komoditas cabai rawit lanjut Anti, dijual dengan harga setelah subsidi sebesar Rp30 ribu per kilogram, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga cabai yang kerap terjadi.

Kegiatan GPM ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Palu dengan PT CPM, serta didukung oleh Indomaret dan Bank Indonesia (BI).

Untuk komoditas minyak goreng dan gula pasir, penyediaan dilakukan oleh pihak Indomaret, dengan harga yang telah mendapatkan subsidi.

“Ini bentuk perhatian pemerintah bersama mitra untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi daerah,” tambah Anti.

Pemerintah Kota Palu berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#GPM Pemkot Palu #Radar Palu Jawa Pos Group #Ketahanan pangan #Ekonomi Daerah #inflasi #Pangan Murah