Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pegadaian Area Palu Gandeng Pemprov Sulteng Dorong Investasi Emas ASN, dan Manfaatkan Promo Akhir Tahun

Talib • Senin, 29 Desember 2025 | 19:35 WIB

 

Promo akhir tahun Pegadaian Palu hadirkan beli emas 100 gram bonus 1 gram hingga 31 Desember 2025, dorong investasi aman dan tahan inflasi.
Promo akhir tahun Pegadaian Palu hadirkan beli emas 100 gram bonus 1 gram hingga 31 Desember 2025, dorong investasi aman dan tahan inflasi.

RADAR PALU - Pegadaian Area Palu menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) dalam upaya memperkuat budaya investasi emas di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kerja sama tersebut ditandatangani pada 24 September 2025 dan menjadi bagian dari program pembangunan kesejahteraan daerah sejalan dengan visi Sulteng Nabamso.

Deputy Bisnis Pegadaian Area Palu, Putra Aspin Rahmatullah, mengatakan kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan ASN, khususnya pemahaman mengenai emas sebagai instrumen investasi yang stabil dan relatif aman di tengah dinamika ekonomi global.

“Emas masih menjadi pilihan investasi yang relevan sebagai safe haven. Melalui kerja sama ini, ASN diharapkan memiliki alternatif pengelolaan keuangan jangka panjang yang lebih terukur,” ujar Putra kepada Radar Palu, Jawa Pos Grup.

Secara operasional, Deputy Bisnis Pegadaian Area Palu membawahi delapan cabang yang tersebar di Sulawesi Tengah, yakni tiga cabang di wilayah kabupaten—Toli-Toli, Parigi Moutong, dan Poso—serta lima cabang di Kota Palu yang meliputi Talise, Palu Timur, Palu Selatan, dan dua cabang di Palu Barat.

Layanan yang ditawarkan mencakup gadai, pembiayaan UMKM, investasi emas, hingga kredit kendaraan bermotor.

Putra Aspin menjelaskan, Pegadaian juga mengusung program nasional “Mengemaskan Indonesia”, yang mencakup seluruh ekosistem emas, mulai dari produksi, penyimpanan, distribusi, hingga pembelian kembali (buyback).

Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki serta mengelola aset emas secara aman dan terjangkau.

Program tersebut mulai dijalankan pada awal 2025, seiring meningkatnya minat investor terhadap emas. Kondisi pasar global yang fluktuatif dan ketidakpastian nilai tukar mendorong banyak pelaku usaha dan investor menjadikan emas sebagai alternatif investasi.

“Kenaikan harga emas yang diperkirakan berlanjut sepanjang 2025 menjadi faktor pendorong utama meningkatnya minat masyarakat,” kata Putra Aspin.

Berdasarkan data internal Pegadaian, sebagian besar nasabah memanfaatkan pinjaman untuk kegiatan usaha produktif.

Dari keuntungan usaha tersebut, tidak sedikit yang kemudian dialokasikan kembali untuk investasi emas. Tren ini mencerminkan pergeseran pola investasi masyarakat menuju logam mulia.

Meski demikian, Pegadaian menilai edukasi dan aksesibilitas masih menjadi kunci agar investasi emas semakin inklusif dan menjangkau lebih luas lapisan masyarakat.

Menjelang akhir tahun 2025, Pegadaian Area Palu juga menghadirkan stimulus investasi melalui promo pembelian emas batangan 100 gram dengan bonus 1 gram.

Program ini berlaku pada 25–31 Desember 2025 dan ditujukan bagi masyarakat yang ingin mengamankan nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Ini momentum yang tepat untuk mengamankan aset. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang stabil,” ujar orang pertama di Area Palu itu.

Melalui kolaborasi dengan Pemprov Sulteng dan berbagai program investasi, Pegadaian menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pada penguatan ketahanan ekonomi masyarakat Indonesia. ***

 

 

Editor : Talib
#ASN Sulteng #Pegadaian Palu #Investasi Emas #emas batangan