RADAR PALU - Event kuliner berskala nasional bertajuk Gebyar Kuliner resmi digelar di Kota Palu mulai 26 Desember hingga 4 Januari, di Jodjokodi Convention Center (JCC).
Kegiatan ini menghadirkan sekitar 50 tenant UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Medan, Semarang, Surabaya, Pontianak dan Jakarta.
Manager Operasional Gebyar Kuliner, Ahmad Faisal, menjelaskan bahwa konsep yang ditawarkan adalah kuliner modern dan makanan yang sedang viral di berbagai kota besar di Indonesia, khususnya Jakarta.
“Konsepnya memang kuliner, kita menghadirkan makanan-makanan viral yang ada di Jakarta dan hampir seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Faisal kepada Radar Palu Jawa Pos Group saat ditemui pada Sabtu (27/12/2025).
Faisal mengatakan, kegiatan Gebyar Kuliner telah berlangsung cukup lama di Indonesia, yakni sekitar dua tahun dan telah diselenggarakan di hampir seluruh kota di Indonesia, baik wilayah timur maupun tengah.
“Kalau secara nasional sudah cukup lama, kurang lebih dua tahun. Tapi untuk Kota Palu sendiri ini baru pertama kali,” katanya.
Pemilihan Kota Palu sebagai lokasi kegiatan lanjut Faisal, bertujuan untuk meningkatkan sektor kuliner dan sumber daya manusia (SDM) di daerah. Meski tenant yang hadir berasal dari luar daerah, dampak ekonomi tetap dirasakan oleh masyarakat lokal.
“Anak-anak yang bekerja di sini kita ambil dari Kota Palu, mereka freelance. Selain itu, bahan-bahan juga dibelanjakan di pasar-pasar yang ada di Palu agar perputaran ekonomi juga tetap ada di kota Palu,” jelasnya.
Untuk harga makanan, Faisal menyebutkan cukup variatif dan terjangkau bagi masyarakat.
“Harganya mulai dari Rp18 ribu, ada Rp50 ribu, sampai Rp80 ribu juga ada,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh makanan yang disajikan halal, sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat.
Terkait pelaksanaan kegiatan, Faisal mengungkapkan bahwa event ini tidak dirangkaikan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru, melainkan sudah menjadi jadwal tetap pihak penyelenggara.
Meski demikian, antusiasme masyarakat Palu dinilai cukup baik sejak hari pertama pelaksanaan.
“Sejak Jumat kemarin alhamdulillah antusiasnya sudah cukup bagus, walaupun belum maksimal. Mudah-mudahan di weekend dan tahun baru nanti bisa lebih meningkat,” ucapnya.
Ke depan, Faisal berharap kegiatan seperti Gebyar Kuliner dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi UMKM di Indonesia. “Harapannya UMKM di Indonesia semakin bagus, khususnya di kota-kota yang kita datangi, sehingga kita bisa terus berjalan,” harapnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi