Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Lalu Lintas Udara Sulteng Naik 5,81 Persen di Oktober 2025

Mugni Supardi • Minggu, 7 Desember 2025 | 10:22 WIB
TUMBUH SIGNIFIKAN: Aktivitas penerbangan di seluruh bandara di Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif pada Oktober 2025.
TUMBUH SIGNIFIKAN: Aktivitas penerbangan di seluruh bandara di Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif pada Oktober 2025.

RADAR PALU - Aktivitas penerbangan di seluruh bandara di Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif pada Oktober 2025, dengan total penumpang mencapai 106.037 orang dan 1.384 frekuensi penerbangan.

Angka ini menandai pertumbuhan signifikan sebesar 5,81persen dibandingkan bulan sebelumnya September 2025, yang mencatat 100.214 penumpang.

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah Imron Taufik J Musa, S.Si, M.Si mengatakan bahwa frekuensi penerbangan secara keseluruhan juga mengalami kenaikan impresif sebesar 10,90 persen baik untuk keberangkatan maupun kedatangan dari September ke Oktober 2025.

"Kenaikan jumlah penumpang didorong oleh peningkatan 9,31 persen pada penumpang berangkat dan 2,40 persen pada penumpang datang dalam periode bulanan yang sama" kata Imron.

Lanjutnya, secara kumulatif dari Januari hingga Oktober 2025, total penumpang di Sulawesi Tengah mencapai 994.264 orang.

Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 994.166 penumpang, menunjukkan pertumbuhan tipis 0,01 persen secara tahunan (year-on-year).

"Frekuensi penerbangan sepanjang tahun ini juga meningkat, dengan keberangkatan naik 6,96% dan kedatangan naik 7,28% dibandingkan tahun sebelumnya," tambah Imron.

Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri (MSAJ) Palu tetap menjadi tulang punggung mobilitas udara di provinsi ini. 

Pada Oktober 2025, Bandara Internasional MSAJ Palu ini melayani 69.999 penumpang dengan 353 frekuensi penerbangan baik keberangkatan maupun kedatangan.

Diikuti oleh Bandara Bungku Morowali yang mencatat 18.401 penumpang dari 207 frekuensi, dan Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk dengan 16.185 penumpang dari 99 frekuensi.

Bandara lain seperti Kasiguncu Poso, Sultan Bantilan Tolitoli, dan Tanjung Api Ampana juga berkontribusi pada lalu lintas udara daerah, meskipun dengan volume yang lebih kecil. 

Tercatat, tidak ada penumpang transit di seluruh bandara Sulawesi Tengah untuk periode Januari-Oktober 2025, berbeda dengan periode yang sama tahun 2024 yang masih mencatat 198 penumpang transit. 

"Sementara itu, Bandara Pogogul Buol tidak mencatat aktivitas penerbangan pada Oktober 2025," tutup Imron.(acm)

Editor : Mugni Supardi
#Frekuensi Penerbangan #Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri #penerbangan di seluruh bandara di Sulawesi Tengah #Bandara Pogogul Buol