RADAR PALU - Panin Bank Kantor Cabang Utama (KCU) Palu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan tajuk Panin Peduli Berbagi Buku bagi anak-anak Sekolah Rakyat.
Kegiatan ini dilakukan sekaligus dalam rangka menyambut perayaan Natal oleh seluruh karyawan/i Panin Bank.
Branch Manager Panin Bank KCU Palu, Marissa Chrysanty Tilaar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Panin Bank terhadap dunia pendidikan dan peningkatan literasi keuangan sejak dini.
"PT Bank Panin Tbk adalah salah satu bank umum swasta nasional yang terbesar di Indonesia. Di Kota Palu, di Sulawesi Tengah, kami sudah hadir selama 21 tahun berkarya di tempat ini," ujar Branch Manager Panin Bank KCU Palu, Marissa Chrysanty Tilaar dalam sambutannya pada Sabtu (6/12/2025).
Ia menjelaskan, saat ini Panin Bank memiliki empat kantor layanan di Sulawesi Tengah, yakni kantor cabang utama di Jalan Sam Ratulangi, cabang pembantu di Jalan Emi Saelan, satu kantor layanan di kompleks Palu Plaza, dan KCP Luwuk.
Dalam kesempatan itu, Panin Bank juga menyerahkan bantuan buku bacaan dan buku pengetahuan kepada anak-anak SRMP 22 Sigi. Bantuan tersebut dikumpulkan secara swadaya oleh para karyawan yang merayakan Natal tahun ini.
"Karena buku adalah jendela pengetahuan yang bisa membukakan pengetahuan bagi adik-adik. Kami juga membawa buku-buku cerita. Kiranya ini bisa memberikan inspirasi, memberikan bayangan kepada adik-adik seperti apa dunia di luar sana," tambah Marissa.
Ia berharap buku-buku tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran jangka panjang di sekolah.
"Seperti pohon ya, bisa kami tabur hari ini, tapi suatu saat ia akan bertumbuh, berkembang, bukan hanya bagi adik-adik yang ada di sini, tapi juga angkatan selanjutnya," katanya.
Selain berbagi buku, Panin Bank juga memberikan materi literasi keuangan untuk menanamkan budaya menabung dan manajemen keuangan sejak dini.
"Budaya menabung harus kita tanamkan sejak dini. Pengetahuan ini kami harap bisa adik-adik bawa sampai besar nanti dan meraih cita-cita," tandasnya.
Sementara itu, Kepala SRMP 22 Sigi, Novita menyampaikan apresiasi dan menyambut positif kegiatan tersebut.
Ia menilai literasi keuangan sangat dibutuhkan oleh para peserta didik yang datang dari beragam latar belakang sosial ekonomi.
"Sejauh dengan mutu Sekolah Rakyat cerdas bersama, tunggu setara, juga menekankan kepada literasi dan bagaimana kewirausahaan itu juga dibangun hingga penyetaraan secara pendidikan maupun kemampuan itu bisa bersama-sama sejalan. Jadi harapan kami, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak sebagai pengetahuan tambahan," ujarnya.
Novita menjelaskan bahwa sebagian besar murid di sekolah tersebut berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang miskin ekstrim desil satu dan desil dua. Karena itu, pembekalan literasi keuangan dinilai memiliki dampak penting bagi pembentukan pola pikir anak-anak.
"Jadi harapannya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang bagaimana menggunakan keuangan," harapnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi