Penegasan ini disampaikan dalam menjawab harapan sebagian masyarakat yang menginginkan barang subsidi dapat dibeli oleh warga umum.
"Masyarakat umum boleh berbelanja, tapi kalau mau menggunakan kartu PKH, mereka harus mengurusnya di Dinas Sosial," jelasnya kepada Radar Palu Jawa Pos Group saat ditemui di Pasar Murah di Halaman Polresta Palu, Kamis (4/11/2025).
Ia mempersilakan warga yang merasa belum terdata sebagai penerima manfaat untuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial. "Silakan mengurus dulu kartu PKH-nya. Karena subsidi ini harus tepat sasaran. Jadi untuk bapak ibu yang belum terdaftar sebagai penerima manfaat boleh mendaftar," tegasnya.
Sementara itu, dalam pasar murah kali ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu bersama Polres Palu dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin ini digelar selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Desember 2025 yang berlokasi di halaman Mapolres Palu.
Kata Zulkifli, pasar murah tetap dilaksanakan sepanjang Desember, namun diarahkan ke beberapa gereja sesuai instruksi Wali Kota.
"Untuk bulan Desember ini Pasar Murah tetap dilaksanakan. Tapi sesuai arahan Pak Wali Kota, kegiatan dilaksanakan di beberapa gereja dulu dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru," jelas Zulkifli.
Di Pasar Murah tersebut, pemerintah menyediakan dua jenis barang, yakni barang subsidi dan non-subsidi. Zulkifli menegaskan seluruh masyarakat boleh berbelanja, namun barang subsidi hanya diberikan kepada warga yang memiliki kartu PKH.
"Yang menggunakan kartu PKH kita kasih barang subsidi. Yang tidak pakai PKH, kita kasih barang non-subsidi," jelasnya.
Ia juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang perayaan Nataru dalam kondisi aman. "Stok kebutuhan bahan pokok penting di Kota Palu cukup hingga menjelang Natal dan Tahun Baru," katanya.
Meski sebagian besar komoditas masih stabil, Zulkifli mengungkapkan bahwa harga bawang merah dan bawang putih mulai mengalami kenaikan.
Bawang merah yang dipasok dari Bima dan Enrekang saat ini berada di kisaran Rp55 ribu hingga Rp60 ribu perkilo, naik dari harga dua bulan lalu yang berada pada kisaran Rp35 ribu atau Rp40 ribu perkilo.
Kenaikan tersebut disebabkan pasokan yang berkurang sementara permintaan meningkat. "Karena pasokan berkurang dan permintaan banyak, harga bawang ini naik," ujarnya.
Untuk komoditas lain, harga masih relatif stabil. Daging sapi berada di kisaran Rp130 ribu perkilo, daging ayam kampung Rp120 ribu perkilo, dan daging ayam potong Rp65 ribu perkilo.
Pada kegiatan tersebut, pihaknya juga menyiapkan LPG 3 kg yang tengah ditunggu kedatangannya. Pasokannya sekitar 200 tabung per hari, baik untuk hari ini (kemarin) maupun esok (hari ini).
"Insya Allah kita lagi tunggu LPG. Kisaran hari ini sekitar 200 an, besok juga 200 an. Ini upaya kita bersama Polres Palu," kata Zulkifli.
Pasar Murah di halaman Mapolres Palu ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang perayaan akhir tahun. Adapun bahan yang disediakan seperti beras, gula, minyak dan kebutuhan lainnya. (rna)
Editor : Mugni Supardi