Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BPR Prima Artha Sejahtera Dorong Inklusi Keuangan Lewat Investasi Emas, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal di Sulteng

Talib • Rabu, 12 November 2025 | 19:48 WIB
BPR Prima Artha Sejahtera (Bank PAS) hadir sebagai pelopor investasi emas di Palu, menggerakkan ekonomi mikro dan literasi keuangan daerah. (IST)
BPR Prima Artha Sejahtera (Bank PAS) hadir sebagai pelopor investasi emas di Palu, menggerakkan ekonomi mikro dan literasi keuangan daerah. (IST)

RADAR PALU – Dalam lanskap industri perbankan yang semakin kompetitif, BPR Prima Artha Sejahtera (PAS) muncul sebagai salah satu contoh nyata transformasi bank lokal menjadi institusi berdaya saing nasional.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hendrik Syam, BPR yang berlokasi di Jalan Moh. Yamin, Kota Palu ini terus menghadirkan inovasi, salah satunya melalui program investasi emas mulai dari 1 gram—yang menjadi pionir di kalangan BPR di Sulawesi Tengah.

Mengusung semangat “Bank Lokal Rasa Nasional”, Bank PAS tidak sekadar menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun budaya investasi masyarakat melalui produk emas.

Langkah ini terbukti mampu menarik minat nasabah baru, terutama dari kalangan pelaku UMKM dan sektor mikro yang menjadi basis ekonomi Kota Palu.

“Program investasi emas kami hadir untuk memberi alternatif investasi yang aman dan terjangkau, bahkan tanpa uang muka,” ujar Hendrik Syam kepada Radar Palu, Rabu (12/11).

Selain menjadi BPR pertama dengan produk investasi emas, Bank PAS juga menorehkan prestasi signifikan. Sepanjang tahun lalu, lembaga ini meraih penghargaan Bank Berkinerja Terbaik, serta diakui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu bank dengan aktivitas literasi keuangan paling aktif dan jumlah peserta terbanyak di Sulawesi Tengah.

Inilah tampilan gedung milik BPR Prima Artha Sejahtera yang lebih dikenal dengan sebutan White Bank di Kota Palu. (IST)
Inilah tampilan gedung milik BPR Prima Artha Sejahtera yang lebih dikenal dengan sebutan White Bank di Kota Palu. (IST)

Upaya memperkuat jaringan dan layanan juga dilakukan lewat kolaborasi strategis dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulteng, Bank Syariah Indonesia (BSI), serta BPJS Kesehatan.

Kerja sama tersebut tidak hanya memperluas layanan keuangan, tetapi juga memperkokoh ekosistem keuangan daerah.

Hingga kini, BPR PAS telah membina 62 debitur Mikro Prima di luar sektor UMKM umum. Prosedur pembiayaan yang lebih sederhana, termasuk program tanpa agunan bagi pelaku usaha kecil seperti kantin kampus dan sekolah, mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Bank PAS yang dikenal luas sebagai “White Bank”—karena gedung bercat putihnya yang ikonik—juga mencatat penyaluran kredit mencapai sekitar Rp 2 miliar per bulan, menandakan meningkatnya kepercayaan publik terhadap lembaga ini.

“Kami ingin membuktikan bahwa bank lokal mampu tumbuh dengan inovasi dan pelayanan yang humanis. Fokus kami adalah keberlanjutan usaha kecil dan inklusi keuangan masyarakat daerah,” tutur Hendrik.

Ke depan, BPR Prima Artha Sejahtera menargetkan peningkatan kapasitas layanan digital dan penguatan portofolio investasi berbasis emas, sejalan dengan tren masyarakat yang semakin melek investasi.

Dengan strategi tersebut, Bank PAS diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi regional di Sulawesi Tengah. ***

 

Editor : Talib
#inklusi keuangan #Bank Lokal #BPR Prima Artha Sejahtera #UMKM Palu #Investasi Emas